PROKAL.CO, TANAH GROGOT-Kebakaran yang melanda permukiman di Jalan RA Kartini, RT 009, RW 06, Kelurahan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, pada Selasa (31/3/2026) dini hari, menelan korban jiwa.
Amukan si jago merah yang menghanguskan rumah dan sebuah toko telepon seluler tersebut merenggut dua nyawa penghuninya.
Baca Juga: Legenda Bicara: Del Piero Sebut Italia Jadi 'Bahan Olok-olok' Dunia Usai Tragedi Zenica
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Paser, M Lukman Darma, mengonfirmasi bahwa korban jiwa adalah seorang nenek berinisial AP (77) dan cucunya, KAM (7). Keduanya ditemukan meninggal dunia di dalam bangunan setelah petugas melakukan penyisiran di lokasi kejadian setelah api padam.
Dia menjelaskan, api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 02.44 Wita oleh personel Damkar yang sedang berjaga dan melintas di sekitar lokasi. Mengingat jarak markas komando (Mako) yang hanya terpaut 200 meter dari titik api, petugas langsung bergerak cepat melakukan penanganan awal pada pukul 02.55 Wita.
"Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemblokiran area guna mencegah api meluas. Kami menerima informasi dari anak pemilik rumah bahwa masih ada dua orang yang terjebak di dalam rumah," ujar Lukman Darma, Selasa (31/3/2026).
Baca Juga: Sampit 'Menghilang' di Balik Kabut: Jarak Pandang Terbatas, Udara Dingin Selimuti Kota
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas menemukan kedua korban dalam kondisi tak bernyawa. Jenazah langsung dievakuasi oleh tim PMI menuju RSUD Panglima Sebaya.
Proses pemadaman api melibatkan 25 personel Mako Damkar Paser dengan mengerahkan enam mobil pemadam, termasuk tangki supply berkapasitas 10.000 liter.
Upaya pemadaman juga dibantu oleh sejumlah instansi seperti Polres Paser, BPBD, Satpol PP, Manggala Agni, serta relawan pemadam kebakaran (Redkar) dari berbagai wilayah.
Baca Juga: Tragedi Zenica: Kutukan Italia Berlanjut, Bosnia Ukir Sejarah baru, Turki Akhiri Penantian 24 Tahun
Api baru benar-benar dinyatakan padam setelah proses pendinginan selesai pada pukul 05.30 Wita. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, tapi dugaan sementara dipicu oleh hubungan arus pendek (korsleting) listrik. (jib/far)
Dampak Kebakaran
(Data sementara)
* Dua korban meninggal dunia
* Satu rumah (terbakar 100 persen)
* Satu toko handphone (terbakar 100 persen)
* Satu sepeda motor, sejumlah dokumen berharga dan uang tunai.
Total kerugian material ditaksir mencapai Rp 589.000.000.