Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kursi Panas NasDem di Karang Paci: Andi Burhanuddin Solong Segera Melenggang ke DPRD Kaltim

R
Kamaruddin Ibrahim bakal digantikan Andi Burhanuddin Solong (kiri) sebagai anggota DPRD Kaltim melalui proses pergantian antarwaktu (PAW).
Kamaruddin Ibrahim bakal digantikan Andi Burhanuddin Solong (kiri) sebagai anggota DPRD Kaltim melalui proses pergantian antarwaktu (PAW).

Advertisement

 


SAMARINDA – Teka-teki mengenai siapa yang akan mengisi kekosongan kursi Partai NasDem di DPRD Kalimantan Timur mulai menemui titik terang. Proses Pergantian Antarwaktu (PAW) terhadap Kamaruddin Ibrahim kini telah memasuki babak akhir. Tokoh senior, Andi Burhanuddin Solong (ABS), dipastikan menjadi sosok yang akan melenggang ke Karang Paci untuk melanjutkan sisa masa jabatan tersebut.

Lampu hijau telah diberikan oleh pucuk pimpinan legislatif. Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah merestui dan menandatangani dokumen usulan pergantian tersebut. Saat ini, bola panas berada di tangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyelesaikan tahapan administrasi final.

Advertisement

“Kami sudah proses. Permintaan sudah ada. Sekarang tinggal menunggu dari KPU untuk membuat surat kepada kami, lalu ditandatangani kembali. Tinggal masalah waktu saja,” ujar pria yang akrab disapa Hamas tersebut.

Meski kabar yang beredar menyebut pelantikan akan digelar pada April 2026, Hamas memilih untuk tetap berhati-hati dan belum bisa memastikan tanggal pastinya. Mekanismenya, setelah KPU menyetorkan dokumen, DPRD akan menjadwalkan rapat paripurna pelantikan.

Pergantian ini merupakan imbas dari persoalan hukum yang menjerat Kamaruddin Ibrahim. Sebagaimana diketahui, legislator asal Balikpapan tersebut telah ditahan oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta sejak Mei 2025. Sesuai aturan main demokrasi, kursi yang ditinggalkan harus diisi oleh peraih suara terbanyak berikutnya dari partai dan daerah pemilihan (dapil) yang sama.

Advertisement

Ketua DPW Partai NasDem Kaltim, Celni Pita Sari, menegaskan bahwa penunjukan Andi Burhanuddin Solong bukanlah berdasarkan selera partai, melainkan murni kepatuhan terhadap hasil Pemilu 2024. ABS merupakan peraih suara terbanyak kedua di Dapil Kaltim 2 (Balikpapan) dengan koleksi 5.742 suara, tepat di bawah Kamaruddin.

“Surat-menyurat sudah dikirim ke KPU maupun ke DPRD. Sisanya tinggal menunggu proses di kedua lembaga tersebut. Sesuai hasil KPU, peraih suara terbanyak kedua adalah beliau,” tegas Celni menjelaskan status administrasi yang hampir rampung.

Andi Burhanuddin Solong sendiri bukanlah nama asing di kancah politik Benua Etam. Pengalamannya yang matang diharapkan mampu memberikan warna baru dan memperkuat fungsi legislasi di DPRD Kaltim. Kini, publik hanya tinggal menunggu ketukan palu jadwal pelantikan untuk melihat ABS kembali berkiprah di panggung politik formal.

“Kami sudah kirim semuanya. Intinya secara aturan sudah terpenuhi, tinggal masalah waktu pelantikan saja,” pungkas Celni optimistis. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Target Pendapatan Terkoreksi Rp883 Miliar, KUA-PPAS Perubahan 2026 Sebesar Rp14,33 Triliun

Target Pendapatan Terkoreksi Rp883 Miliar, KUA-PPAS Perubahan 2026 Sebesar Rp14,33 Triliun

DPRD Kaltim dan Pemprov Kaltim menyepakati Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026 dengan pagu anggaran Rp 14,33 triliun dalam rapat paripurna, Sa

KPK Endus Anomali Penganggaran Kaltim, DPRD Minta Pembenahan Total Tata Kelola Pemerintahan

KPK Endus Anomali Penganggaran Kaltim, DPRD Minta Pembenahan Total Tata Kelola Pemerintahan

KPK Endus Anomali Penganggaran Kaltim, DPRD Minta Pembenahan Total Tata Kelola Pemerintahan SAMARINDA – Sinyal peringatan serius dari Komis

Anggaran Operasional Terjun Bebas ke Rp 100 Miliar, Ketua DPRD Kaltim Minta Gubernur 'Buka Mata'

Anggaran Operasional Terjun Bebas ke Rp 100 Miliar, Ketua DPRD Kaltim Minta Gubernur 'Buka Mata'

Anggaran Operasional Terjun Bebas ke Rp 100 Miliar, Ketua DPRD Kaltim Minta Gubernur 'Buka Mata'

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer