SAMARINDA – Warga di kawasan Jalan Rimbawan 1, Kecamatan Sungai Kunjang, mendadak gempar pada Sabtu (11/4/2026) pagi setelah sebuah penemuan mengerikan terungkap di area perkebunan. Sebuah toples berisi potongan jari manusia ditemukan tergeletak begitu saja, memicu tanda tanya besar mengenai asal-usul serta motif di balik keberadaan benda tersebut.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang tukang kebun bernama Pian sekitar pukul 09.40 WITA. Saat sedang sibuk membersihkan lahan, pandangannya tidak sengaja tertuju pada sebuah bungkusan plastik hitam yang tampak mencurigakan di antara semak-semak. Rasa penasaran membawa Pian untuk mendekat, hingga akhirnya bungkusan tersebut terbuka sedikit dan menampakkan sebuah toples di dalamnya.
Karena merasa ragu dan bingung, Pian sempat memanggil rekannya untuk memastikan isi di dalam toples tersebut. Betapa terkejutnya mereka saat melihat dengan jelas bahwa benda di dalamnya adalah potongan jari manusia. Pian mengaku awalnya tidak menyangka bahwa plastik yang ia temukan berisi bagian tubuh yang sengaja disimpan.
Mendapat laporan dari warga, jajaran kepolisian dari Polresta Samarinda segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas kemudian mengamankan barang bukti berupa toples yang berisi cairan, yang diduga berfungsi sebagai pengawet, beserta tiga potong bagian tubuh manusia di dalamnya.
Pamapta 1 Polresta Samarinda, Ipda Mat Bahri, mengonfirmasi bahwa setelah dilakukan pemeriksaan awal, benda tersebut positif merupakan bagian tubuh manusia. Potongan tersebut terdiri dari jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis. Meskipun kondisinya tampak masih utuh, pihak kepolisian menduga potongan tubuh tersebut sudah cukup lama tersimpan di dalam toples.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana atau kaitan dengan kasus medis tertentu di balik temuan ini. Potongan jari tersebut telah dievakuasi ke rumah sakit guna menjalani proses identifikasi lebih lanjut oleh tim forensik untuk mengungkap identitas pemiliknya.
Ipda Mat Bahri menegaskan bahwa pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan akhir karena proses penyelidikan masih berjalan. Penemuan ini pun menyisakan misteri bagi masyarakat sekitar, terlebih tidak ada laporan kehilangan anggota tubuh atau aktivitas mencurigakan di lingkungan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Polisi mengimbau kepada siapa pun yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi relevan untuk segera melapor guna membantu mengungkap kasus ini.(*)
Editor : Indra Zakaria