PROKAL.CO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan secara resmi merilis Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (RLPPD) tahun 2025 sebagai bentuk transparansi informasi kepada publik. Data yang dapat diakses secara luas melalui platform digital ini memuat berbagai capaian signifikan, di mana salah satu poin utamanya adalah keberhasilan menekan angka kemiskinan dari 8,76 persen pada tahun 2024 menjadi 7,26 persen di tahun 2025.
Keberhasilan penurunan angka kemiskinan ini tidak lepas dari berbagai program daerah yang menyasar langsung masyarakat menengah ke bawah secara efektif. Sejalan dengan hal tersebut, grafik ekonomi Kabupaten Bulungan juga menunjukkan tren positif yang menggembirakan, dengan pertumbuhan melonjak ke angka 5,40 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 3,92 persen. Selain itu, tingkat pengangguran terbuka tercatat mengalami penurunan tipis menjadi 4,14 persen.
Dalam laporan tersebut, Pemkab Bulungan juga memamerkan sekitar 60 inovasi daerah yang diluncurkan sepanjang tahun 2025. Beberapa di antaranya yang menonjol adalah Sistem Layanan Aplikasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Siladupil), Sistem Monitoring Evaluasi (Simotivasi), hingga program Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi (Take). Berbagai terobosan dalam tata kelola keuangan ini pula yang kembali mengantarkan Bulungan meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.
Kinerja pelayanan dasar pada urusan wajib pemerintah daerah pun mencatatkan hasil maksimal dengan capaian dominan menyentuh angka 100 persen. Hal ini mencakup pemenuhan kebutuhan dasar bagi penyandang disabilitas, anak terlantar, hingga lanjut usia di luar panti. Dengan jumlah penduduk yang kini mencapai 173.688 jiwa, pemerintah fokus memastikan setiap kebijakan memberikan dampak riil bagi seluruh lapisan masyarakat.
Bupati Bulungan, Syarwani, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras kolektif seluruh perangkat daerah. Menatap tahun 2026, ia berkomitmen untuk terus memacu pembangunan di berbagai aspek sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dukungan masyarakat dan integritas jajaran pemerintah daerah dipandang sebagai kunci utama dalam menentukan arah pembangunan Bulungan yang lebih maju di masa depan. (*)
Editor : Indra Zakaria