Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Lamine Yamal Kecam Chant Diskriminatif: Jangan Gunakan Agama Sebagai Lelucon!

Indra Zakaria • 2026-04-02 09:00:22
Lamine Yamal
Lamine Yamal

 
BARCELONA – Bintang muda Barcelona dan tim nasional Spanyol, Lamine Yamal, mengeluarkan pernyataan berani terkait insiden yang terjadi di stadion baru-baru ini. Pemain berusia 18 tahun tersebut merasa terganggu dengan adanya nyanyian atau chant dari tribun penonton yang membawa unsur agama sebagai alat untuk mengejek lawan.


Kejadian bermula ketika terdengar yel-yel yang berbunyi, "Siapa pun yang tidak menyoraki (lawan) adalah Muslim," menggema di tribun. Meskipun ditujukan untuk memprovokasi tim rival, Yamal yang merupakan seorang Muslim merasa hal tersebut telah melewati batas sportivitas. Melalui pernyataan resminya, Yamal menegaskan identitasnya sekaligus memberikan teguran keras:

“Saya adalah seorang Muslim, alhamdulillah. Kemarin di stadion, terdengar nyanyian ‘yang tidak menyoraki adalah Muslim’. Saya tahu itu ditujukan kepada tim rival dan bukan sesuatu yang menyerang saya secara pribadi—namun sebagai seorang Muslim, hal itu tetap merupakan bentuk kurangnya rasa hormat dan sesuatu yang tidak bisa ditoleransi.”

Kecam Kebodohan dan Rasisme

Yamal, yang dikenal sebagai sosok tenang di luar lapangan, tidak ragu menyebut oknum suporter tersebut sebagai orang yang tidak teredukasi. Ia menyayangkan bagaimana identitas keyakinan seseorang dijadikan bahan olok-olok dalam konteks sepak bola. “Saya mengerti bahwa tidak semua penggemar seperti itu. Namun bagi mereka yang menyanyikan hal-hal tersebut: menggunakan agama sebagai lelucon di stadion membuat Anda terlihat seperti orang yang bodoh (ignorant) dan rasis,” tegasnya.

Bagi Yamal, esensi sepak bola adalah tentang kegembiraan, bukan tempat untuk merendahkan latar belakang seseorang. “Sepak bola adalah untuk dinikmati dan didukung, bukan untuk tidak menghormati orang karena siapa mereka atau apa yang mereka yakini.”

Meski merasa kecewa dengan perilaku sebagian oknum, Yamal menutup pernyataannya dengan apresiasi kepada para pendukung sejati yang datang untuk memberikan energi positif bagi tim. Ia pun menegaskan fokusnya untuk membawa negaranya melangkah jauh di turnamen mendatang. “Terima kasih kepada orang-orang yang datang untuk mendukung kami. Sampai jumpa di Piala Dunia,” tutupnya. (*)

Editor : Indra Zakaria
#lamine yamal