Dapat Sambutan Bak Raja, Conor McGregor Lepas Paksa Kacamata Max Holloway Jelang Rematch UFC 329!

LAS VEGAS — Aura kebintangan Conor McGregor terbukti belum pudar. Petarung berjuluk The Notorious tersebut mendapat sambutan luar biasa dari para penggemar saat melakukan sesi face-off yang super panas melawan Max Holloway di T-Mobile Arena, Las Vegas, Sabtu waktu setempat.
Alih-alih dicemooh karena rentetan kontroversinya, McGregor justru disambut gemuruh sorak-sorai penonton saat dirinya maju dan secara agresif melepas paksa kacamata hitam yang dikenakan Holloway, lalu melemparkannya ke lantai panggung. Sebaliknya, Holloway yang menjadi korban provokasi justru mendapat sorakan booing dari penonton yang memadati arena.
Tensi yang terlanjur mendidih membuat pihak keamanan harus bergerak cepat memisahkan kedua petarung sebelum situasi berubah menjadi baku hantam lebih awal.
Comeback Penuh Pertanyaan dan Pembuktian
Laga di UFC 329 ini menjadi momen pembuktian krusial bagi petarung asal Irlandia berusia 37 tahun tersebut. Ini adalah penampilan perdana McGregor di dalam oktagon sejak menderita cedera patah kaki parah saat kalah dari Dustin Poirier pada tahun 2021 silam.
Absen selama lima tahun, kehidupan McGregor justru lebih banyak diwarnai kontroversi di luar ring—mulai dari kasus hukum di pengadilan hingga masalah tes obat-obatan (anti-doping) yang terlewat. Tak heran jika banyak kritikus yang mempertanyakan apakah petarung veteran ini masih layak mendapatkan panggung utama di UFC.
Namun, riuh penonton di Las Vegas akhir pekan ini seolah membungkam semua keraguan tersebut. Jiwa magnet hiburan dunia MMA masih dipegang erat oleh McGregor.
Pamer Dua Sabuk Juara Bersejarah
Usai dilerai oleh petugas keamanan, McGregor langsung melakukan aksi teatrikal yang membakar semangat para pendukungnya. Ia mengangkat tinggi-tinggi dua sabuk juara UFC replika yang dihiasi warna bendera Irlandia.
Aksi ini menjadi pengingat bagi dunia tentang status legendarisnya sebagai petarung pertama dalam sejarah UFC yang mampu memegang dua gelar juara dunia di kelas berbeda secara bersamaan (simultaneous two-weight world champion), yaitu kelas bulu pada 2015 dan kelas ringan pada 2016.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




