Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mantap Nih, Peluang Penempatan Magang Teknis ke Jepang Diperluas

R
DIPERLUAS: Penandatanganan nota kerja sama antara Sekretaris Jenderal Kemenaker, Cris Kuntadi, dan Gubernur Prefektur Miyazaki, Shunji Kono, di Ruang Serbaguna Kemenaker, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.
DIPERLUAS: Penandatanganan nota kerja sama antara Sekretaris Jenderal Kemenaker, Cris Kuntadi, dan Gubernur Prefektur Miyazaki, Shunji Kono, di Ruang Serbaguna Kemenaker, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.

Advertisement

PROKAL.CO, JAKARTA-Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI) memperluas peluang penempatan magang teknis Indonesia ke Jepang melalui kerja sama dengan Pemerintah Prefektur Miyazaki.

Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kerja sama tentang pengembangan, pengiriman, dan penerimaan peserta Technical Intern Training Program (TITP) antara Sekretaris Jenderal Kemenaker, Cris Kuntadi, dan Gubernur Prefektur Miyazaki, Shunji Kono, di Ruang Serbaguna Kemnaker, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Dalam keterangan pers Biro Humas Kemenaker yang diterima media ini, Cris Kuntadi menyampaikan, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat hubungan Indonesia–Jepang di bidang ketenagakerjaan, khususnya dalam peningkatan kompetensi dan perluasan peluang penempatan peserta magang teknis.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Prefektur Miyazaki atas komitmennya dalam memperluas kerja sama ini, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kesempatan penempatan magang teknis Indonesia,” ujarnya.

Advertisement

Ia menjelaskan, ruang lingkup kerja sama mencakup pelatihan, pengiriman, dan penerimaan peserta magang teknis Indonesia di Prefektur Miyazaki.

Selain itu, kedua pihak akan memperkuat pertukaran data dan informasi secara berkala untuk mendukung keberlanjutan program.

Kemenaker juga menyiapkan pengembangan sistem berbagi informasi untuk mendukung pengembangan karier peserta setelah menyelesaikan program magang di Jepang.

Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di Jepang, termasuk di Prefektur Miyazaki yang tengah menghadapi penurunan jumlah penduduk.

Cris menambahkan, salah satu fokus utama kerja sama ini adalah pelaksanaan job matching untuk memastikan kesesuaian antara kompetensi calon peserta dengan kebutuhan mitra industri di Jepang.

Kemenaker juga menyiapkan pelatihan prapenempatan melalui balai pelatihan milik pemerintah maupun swasta yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan data Kemenaker, penempatan peserta magang teknis Indonesia ke Jepang pada 2025 mencapai 19.332 orang.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Terbuka Peluang Bekerja di Jepang, Ini Bekal yang Harus Dimiliki

Terbuka Peluang Bekerja di Jepang, Ini Bekal yang Harus Dimiliki

Wamenaker, Afriansyah Noor, menekankan pentingnya kompetensi dan kemampuan bahasa asing bagi tenaga kerja yang ingin ke luar negeri.

Ini untuk Warga Paser, Ada Program Magang ke Jepang, Dibiayai Full, Cuma untuk Sembilan Orang

Ini untuk Warga Paser, Ada Program Magang ke Jepang, Dibiayai Full, Cuma untuk Sembilan Orang

PT Kideco Jaya Agung bekerja sama dengan ISO Jepang membuka pendaftaran Program Pemagangan SDM Paser ke Jepang.

Ini Perbedaan MBG di Indonesia dengan Program Makan Siang di Sekolah di Jepang

Ini Perbedaan MBG di Indonesia dengan Program Makan Siang di Sekolah di Jepang

Ini beberapa perbedaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia dengan program makan siang di sekolah Jepang, dari sejumlah sumber.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer