Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TNI AL Siapkan Personel dan Pangkalan Sambut Kapal Induk Pertama Indonesia

R
Kapal induk Giussepe Garibaldi yang akan diakuisisi oleh Indonesia.
Kapal induk Giussepe Garibaldi yang akan diakuisisi oleh Indonesia.

Advertisement

JAKARTA – Pemerintah Indonesia saat ini tengah berada dalam tahap krusial menanti keputusan final dari Italia terkait proses akuisisi kapal induk Giuseppe Garibaldi. Meski pembahasan antarnegara belum sepenuhnya rampung, TNI Angkatan Laut telah mengambil langkah proaktif dengan mulai menyiapkan infrastruktur serta sumber daya manusia untuk menyambut kapal perang yang diproyeksikan menjadi kapal induk pertama bagi Indonesia tersebut.

Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali, mengonfirmasi bahwa proses pembicaraan masih berlangsung secara intensif melalui jalur Kementerian Pertahanan kedua negara. Pihak TNI AL menaruh harapan besar agar kapal tersebut dapat tiba di tanah air sebelum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 TNI yang jatuh pada Oktober 2026 mendatang. Keinginan ini disampaikan Ali saat menyambut kedatangan KRI Canopus-936 di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, dengan menekankan bahwa kepastian waktu tetap bergantung pada hasil akhir pembicaraan pemerintah.

Langkah serius ini ditandai dengan persiapan personel yang akan menjadi awak kapal induk tersebut. Para prajurit dijadwalkan untuk mengikuti pelatihan teknis langsung di Italia guna mendalami berbagai aspek vital, mulai dari sistem navigasi dan operasi kapal hingga mekanisme pemeliharaan alutsista kelas berat. Selain kesiapan prajurit, TNI AL juga mulai memetakan sejumlah lokasi pangkalan yang akan dijadikan pusat operasional. Pembangunan infrastruktur pendukung seperti dermaga, fasilitas logistik, dan perawatan kini mulai dihitung secara cermat guna memastikan kapal dapat segera beroperasi tanpa kendala administratif.

Advertisement

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari penyesuaian sistem pertahanan laut nasional, mengingat Indonesia sebelumnya belum pernah mengoperasikan kapal induk. Sementara itu, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan bahwa Giuseppe Garibaldi tidak akan langsung diterjunkan ke medan tugas setibanya di Indonesia. Kapal yang sebelumnya dioperasikan Angkatan Laut Italia untuk misi tempur dan kemanusiaan ini akan terlebih dahulu menjalani proses retrofit atau modernisasi di galangan milik PT PAL Indonesia.

Keterlibatan industri pertahanan nasional dalam proses modernisasi ini merupakan strategi pemerintah untuk memperkuat kemampuan pemeliharaan alutsista strategis di dalam negeri. Dalam proses penyesuaian tersebut, pemerintah juga berencana mengganti nama kapal untuk mencerminkan identitas nasional yang baru. Kehadiran kapal induk ini diharapkan menjadi tonggak sejarah bagi modernisasi maritim Indonesia, memperluas kemampuan proyeksi kekuatan di kawasan Asia Tenggara, sekaligus mempertegas kedaulatan negara di tengah dinamika keamanan global yang terus berkembang. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Sandar di Tanjung Priok dan Bertransformasi Jadi KRI Sriwijaya-100

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Sandar di Tanjung Priok dan Bertransformasi Jadi KRI Sriwijaya-100

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi tiba di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dan merapat di dermaga 107 pada Jumat (18/9) pagi. (Dery Ridwansah/Ja

Sudah di Laut Arab, Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba 17 September untuk Perkuat Penanganan Bencana

Sudah di Laut Arab, Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba 17 September untuk Perkuat Penanganan Bencana

Lompati Laut Arab, Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba 17 September untuk Perkuat Penanganan Bencana JAKARTA — Pelayaran kapal induk pertama

Lanal Lampung Siap Tampung Kapal Induk Pertama TNI AL, Kru Sudah Mendarat di Italia

Lanal Lampung Siap Tampung Kapal Induk Pertama TNI AL, Kru Sudah Mendarat di Italia

Panglima Koarmada Republik Indonesia Laksamana Madya TNI Denih Hendrata memeriksa kesiapan Lanal Lampung sebagai lokasi sandar dan labuh kapal induk Guseppe Garibaldi. (Koarmada Republik Indonesia)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer