Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Petani Menjerit Gula Tak Laku, Mentan Amran Minta Tertibkan Impor Gula Rafinasi

R
BAHAS: Andi Amran Sulaiman (tengah) saat rapat bersama Komisi IV, DPR RI, di Senayan, Selasa, 7 April 2026.
BAHAS: Andi Amran Sulaiman (tengah).

Advertisement


PROKAL.CO, JAKARTA — Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI), Andi Amran Sulaiman, menyoroti kondisi petani tebu yang kian tertekan akibat tidak terserapnya gula produksi dalam negeri. 

Di tengah kebutuhan gula nasional yang masih tinggi, justru terjadi fenomena rembesan gula rafinasi ke pasar konsumsi yang dinilai merugikan petani.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI, DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Mentan Amran menegaskan, persoalan utama tidak hanya terletak pada produksi, tetapi juga pada tata niaga yang belum sepenuhnya berpihak kepada petani.

“Kita temukan rembesan gula rafinasi yang masuk ke pasar sebagai gula konsumsi. Ini sangat membahayakan karena menekan harga dan membuat gula petani tidak terserap. Kalau ini tidak ditertibkan, petani yang paling dirugikan,” tegasnya.

Advertisement

Di sisi lain, Mentan Amran juga menyoroti adanya anomali dalam tata niaga gula nasional. 

Meskipun impor gula masih dilakukan, gula produksi dalam negeri justru sulit terserap di pasar.

“Selain itu, terdapat kondisi yang cukup janggal. Di satu sisi kita masih melakukan impor gula, tapi di sisi lain gula dalam negeri tidak terserap," katanya.

"Hal yang sama juga terjadi pada molase. Jika sebelumnya harga molase mencapai Rp 1.900 per liter, pada Maret 2026 turun hingga sekitar Rp 1.000 per liter. Ini tentu perlu menjadi perhatian, karena gula kita pun tidak bisa laku,” tambahnya.

Penguatan urgensi pembenahan tata niaga juga disampaikan oleh Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Mentan Amran Dorong Implementasi Pertanian Modern PM-AAS, Pendapatan Petani Naik Tiga Kali Lipat

Mentan Amran Dorong Implementasi Pertanian Modern PM-AAS, Pendapatan Petani Naik Tiga Kali Lipat

Mentan RI, Andi Amran Sulaiman, mempercepat implementasi sistem Pertanian Modern PM-AAS sebagai strategi baru meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

Antisipasi Potensi El Nino 2026, Kementan Percepat Pompanisasi untuk Selamatkan Musim Tanam dan Jaga Produksi Pangan

Antisipasi Potensi El Nino 2026, Kementan Percepat Pompanisasi untuk Selamatkan Musim Tanam dan Jaga Produksi Pangan

Kementan RI mempercepat program pompanisasi sebagai langkah mitigasi utama menghadapi potensi fenomena El Nino pada 2026.

Mentan Amran Sambut Putra Presiden Belarus, Perkuat Hubungan Strategis

Mentan Amran Sambut Putra Presiden Belarus, Perkuat Hubungan Strategis

Hubungan baik Mentan RI, Andi Amran Sulaiman dengan Putra Presiden Belarus, Dmitry Lukashenko, semakin erat. Untuk kedua kalinya, Dmitry berkunjung dan bertemu Mentan Amran.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer