Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Panduan Premium Wagyū: Cara Memilih, Menyimpan, dan Teknik Memasak Daging Mewah ala Pakar Jepang

R
Kunci memasak wagyu adalah jangan sampai terlalu banyak lemaknya meleleh. (Pixta)
Kunci memasak wagyu adalah jangan sampai terlalu banyak lemaknya meleleh. (Pixta)

Advertisement

PROKAL.CO- Wagyū bukan sekadar daging sapi biasa; harganya yang premium menjadikannya hidangan mewah yang harus dinikmati dengan cara yang benar. Namun, bagaimana cara memastikan Anda mendapatkan kualitas terbaik dan tidak merusak cita rasanya saat dimasak di rumah?

Igarashi Naoki, seorang pakar daging terkemuka di Jepang yang telah memotong sekitar 50.000 ekor sapi selama satu dekade terakhir, membagikan rahasia mendalam mengenai cara terbaik menikmati wagyū dari mata hingga ke lidah.

1. Melatih Mata: Cara Memilih Wagyū Berkualitas Tinggi

Advertisement

Ada 4 karakteristik Utama: Kualitas wagyū dinilai dari shimofuri (pola marbling/lemak), warna dan kualitas lemak, intensitas warna daging, serta kepadatan serat dagingnya. Arti Peringkat (A1 hingga A5), dimana semakin tinggi angkanya, semakin tinggi pula kadar lemaknya. Lemak wagyū yang baik harus berwarna putih bersih atau krem. Saat dipanaskan, lemak ini akan meleleh dan mengeluarkan aroma, rasa manis, serta tekstur lembut yang menutupi kekakuan serat daging.

Daging yang baik memiliki warna merah cerah yang berkilau. Saat membeli di supermarket, miringkan wadah kemasan untuk memastikan tidak ada cairan (drip) yang keluar dan permukaannya tidak kering. Jika Anda merasa tingkat A5 terlalu berminyak, tingkat A3 sering kali menjadi pilihan yang lebih pas dan seimbang untuk hidangan rumah.

2. Sejarah di Balik Irisan Tipis khas Jepang (Sukiyaki & Shabushabu)

Advertisement

Kebiasaan masyarakat Jepang memotong daging sapi sangat tipis berakar dari Zaman Meiji (1868–1912). Saat itu, sapi masih digunakan sebagai hewan pekerja, sehingga dagingnya cenderung keras. Ditambah dengan struktur rahang masyarakat Jepang saat itu yang belum terbiasa memakan daging, irisan tipis menjadi solusi agar daging lebih mudah dikunyah.

Untuk hidangan seperti sukiyaki atau shabushabu, Anda tidak perlu membeli bagian sirloin atau filet yang mahal. Karakter wagyū yang kaya lemak membuat bagian yang lebih terjangkau seperti chuck, chuck roast, atau round (paha belakang) sudah sangat lezat karena lemaknya akan meleleh dan menyatu dengan kuah sup.

3. Jangan Langsung Masuk Kulkas! Cara Menyimpan yang Benar

Lemak wagyū memiliki titik leleh yang rendah dan sangat cepat teroksidasi. Jika dibiarkan begitu saja, oksidasi lemak akan memicu aroma yang tidak sedap. Begitu tiba di rumah, jangan masukkan daging ke kulkas bersama wadah plastiknya. Bungkus daging dengan sangat rapat menggunakan plastic wrap (atau gunakan alat vakum jika ada) untuk meminimalkan kontak dengan udara dan menekan pertumbuhan bakteri.

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer