Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Konektivitas Antarwilayah Sebulu Belum Tuntas, Jalan dan Jembatan Masih Jadi Pekerjaan Rumah

E
Camat Sebulu Edy Fahruddin (Elmo/Prokal.co)
Camat Sebulu Edy Fahruddin (Elmo/Prokal.co)

Advertisement

PROKAL.CO, TENGGARONG – Sejumlah akses jalan dan jembatan di Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar), masih membutuhkan perbaikan untuk memperlancar konektivitas antarwilayah. Di antaranya, sekitar 1,5 kilometer jalan Beloro menuju Sebulu Modern yang belum tuntas, serta empat hingga lima jembatan di jalur Beloro menuju Tanjung Harapan yang kondisinya perlu mendapat penanganan.

Camat Sebulu Edy Fahruddin mengatakan, peningkatan jalan Beloro menuju Sebulu Modern sudah dilakukan secara bertahap. Sebagian badan jalan bahkan telah disemenisasi. Namun, masih ada sekitar 1,5 kilometer yang perlu dituntaskan agar akses menuju Sebulu Modern tersambung.

“Untuk akses jalan Beloro menuju Sebulu Modern, alhamdulillah kondisinya sudah mengalami peningkatan. Meski masih ada sekitar 1,5 kilometer yang perlu dituntaskan agar aksesnya bisa tembus ke Sebulu Modern. Sebagian badan jalan juga sudah dilakukan semenisasi. Mudah-mudahan, seiring membaiknya kondisi keuangan daerah, peningkatan jalan tersebut bisa dilanjutkan,” ujarnya saat diwawancarai di Gedung Bappeda Kukar, Tenggarong, Kamis (29/10/2026).

Advertisement

Selain jalan, kondisi sejumlah jembatan di jalur Desa Beloro menuju Desa Tanjung Harapan juga menjadi perhatian. Edy menyebut, ada sekitar empat hingga lima jembatan yang membutuhkan perbaikan. Bahkan, tiang-tiang pada beberapa jembatan disebut sudah menggantung sehingga perlu mendapat penanganan.

Menurutnya, usulan perbaikan akses tersebut telah disampaikan sejak 2022. Namun, hingga kini, kebutuhan peningkatan jalan belum seluruhnya terakomodasi. Ia menduga, anggaran selama ini lebih banyak terserap untuk pembangunan jembatan.

“Usulan perbaikan tersebut sudah kami sampaikan sejak 2022. Kemungkinan selama ini anggaran lebih banyak terserap untuk pembangunan jembatan sehingga peningkatan jalan belum seluruhnya terakomodasi,” jelasnya.

Advertisement

Persoalan akses juga ditemukan pada jalur Sebulu Ilir menuju Giri Agung. Beberapa waktu lalu, pihak kecamatan meminta bantuan PT Maju Kalimantan Hadapan (MKH) untuk membuka kembali jalan yang tertutup semak belukar agar jalur penghubung kedua desa itu bisa dilalui.

Edy mengatakan, masih ada sejumlah konektivitas wilayah yang perlu ditingkatkan secara bertahap. Di antaranya, akses Beloro menuju Tanjung, Tanjung menuju Jambe, Jambe menuju Lekaq Kidau, serta jalan menuju Desa Teratak dan Sanggulan.

Ia berharap, peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan dapat dilanjutkan seiring membaiknya kondisi keuangan daerah sehingga akses antardesa semakin memadai. (adv/moe)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

2.503 Orang Bawa Nama Kukar ke Lima Ajang Olahraga, Pemkab Siapkan Komitmen Bonus

2.503 Orang Bawa Nama Kukar ke Lima Ajang Olahraga, Pemkab Siapkan Komitmen Bonus

Pelepasan atlet Kukar menuju lima ajang kompetisi olahraga tingkat daerah (Elmo/Prokal.co)

PJJ Jangan Diperpanjang Jika Kondisi Aman, DPRD Kukar Minta Disdikbud Evaluasi

PJJ Jangan Diperpanjang Jika Kondisi Aman, DPRD Kukar Minta Disdikbud Evaluasi

Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani (Elmo/Prokal.co

Majelis Taklim Kukar Ditarget Terima Bantuan Rp25 Juta pada 2027

Majelis Taklim Kukar Ditarget Terima Bantuan Rp25 Juta pada 2027

Kabag Kesra Setkab Kukar Fathul Alamin (Elmo/Prokal.co)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer