Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

HMI Kukar Tuntut Kejelasan Nasib Masyarakat di Tengah Krisis Fiskal Daerah

E
DPRD Kukar menerima aksi HMI Cabang Kukar mengenai evaluasi program Kukar Idaman Terbaik (Elmo/Prokal.co)
DPRD Kukar menerima aksi HMI Cabang Kukar mengenai evaluasi program Kukar Idaman Terbaik (Elmo/Prokal.co)

Advertisement


PROKAL.CO, TENGGARONG – Tantangan fiskal yang membayangi Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memicu kekhawatiran terhadap keberlangsungan berbagai program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Di tengah kondisi itu, belasan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kutai Kartanegara turun ke jalan, Kamis (23/7/2026), menuntut kejelasan langkah pemerintah dalam menjaga pelayanan publik dan memastikan hak-hak masyarakat tetap terpenuhi.

Aksi bertajuk "Evaluasi Program Kukar Idaman Terbaik dan Evaluasi APBD Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun Anggaran 2026" diawali di Kantor Bupati Kukar sebelum berlanjut ke Kantor DPRD Kukar. Massa membawa sejumlah tuntutan yang menitikberatkan pada transparansi kebijakan pemerintah di tengah tekanan fiskal, mulai dari strategi bertahan menghadapi penurunan kemampuan keuangan daerah hingga pengawasan terhadap penggunaan anggaran.

Aksi tersebut ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman sebagai bentuk komitmen untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi yang telah disampaikan kepada pemerintah daerah dan DPRD Kukar.

Advertisement

Ketua HMI Cabang Kutai Kartanegara, Zulhansyah, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk evaluasi terhadap implementasi program pemerintah yang dinilai menghadapi tantangan akibat keterbatasan anggaran daerah.

Hingga bulan Juli 2026 ini, sejumlah program unggulan Kukar Idaman Terbaik belum dapat berjalan optimal karena kemampuan fiskal daerah mengalami tekanan. Di sisi lain, Kukar sebagai daerah penghasil dinilai belum sepenuhnya menerima hak keuangan yang semestinya diperoleh dari pemerintah pusat.

"Pada intinya kami melakukan evaluasi terhadap apa yang telah dianggarkan dan apa yang telah menjadi program pemerintah. Kami melihat implementasi Program Kukar Idaman Terbaik saat ini tidak semuanya bisa berjalan karena kondisi anggaran daerah yang stagnan," ujarnya.

Advertisement

Pemerintah daerah lanjutnya, perlu lebih tegas memperjuangkan hak daerah kepada pemerintah pusat. Sebab, keterlambatan penyaluran dana transfer berdampak langsung terhadap pelaksanaan program pembangunan maupun pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Zulhansyah, selama ini Kukar memberikan kontribusi besar melalui sektor industri ekstraktif. Namun, ketika hak daerah belum sepenuhnya diterima, roda pembangunan dan perekonomian masyarakat ikut melambat.

"Sebagus apa pun program pemerintah, tanpa dukungan anggaran tentu tidak akan bisa berjalan. Ini menjadi kritik kami agar pemerintah lebih berani memperjuangkan hak-hak daerah," tegasnya.

Dalam aksinya, HMI menyampaikan sepuluh tuntutan. Di antaranya meminta Pemkab Kukar membuka strategi konkret menghadapi krisis fiskal, memastikan penyesuaian anggaran tidak mengorbankan pelayanan publik, melakukan peninjauan target RPJMD secara transparan, serta membuka informasi mengenai temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Wajib Belajar Prasekolah 1 Tahun di Kukar, Bunda PAUD Minta Desa Jemput Bola

Wajib Belajar Prasekolah 1 Tahun di Kukar, Bunda PAUD Minta Desa Jemput Bola

Publikasi dan Sosialisasi Strategi Pelaksanaan Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah Tahun 2026 di Pendopo Odah Etam (Elmo/Prokal.co)

Dukung Operasi Patuh Mahakam, Dishub Kukar Siapkan Personel hingga Pemeriksa Kelaikan Kendaraan

Dukung Operasi Patuh Mahakam, Dishub Kukar Siapkan Personel hingga Pemeriksa Kelaikan Kendaraan

Kadishub Kukar Ahmad Junaidi mendampingi Kapolres AKBP Khairul Basyar dan Dandim Letkol Arm Benny Budiman saat apel Operasi Patuh Mahakam (E

Operasi Patuh Mahakam 2026 di Kukar Hingga 8 November, Lima Wilayah Rawan Kecelakaan Jadi Prioritas

Operasi Patuh Mahakam 2026 di Kukar Hingga 8 November, Lima Wilayah Rawan Kecelakaan Jadi Prioritas

gelar pasukan Operasi Patuh Mahakam 2026 yang dipimpin Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar (Istimewa)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer