Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gula Darah Masih Normal Belum Tentu Aman: Waspadai Resistensi Insulin yang Diam-Diam Mengintai, Diabetes Ujungnya

R
Penulis: Redaksi Prokal❯
Ilustrasi minuman manis.
Ilustrasi minuman manis.

Advertisement

PROKAL.CO- Pernahkah Anda merasa tenang karena hasil tes gula darah rutin menunjukkan angka yang aman? Sebaiknya jangan cepat puas dulu. Sebelum penyakit diabetes benar-benar terdiagnosa, ada satu fase kritis yang sering kali berkembang secara diam-diam selama bertahun-tahun di dalam tubuh, yaitu resistensi insulin.

Resistensi insulin merupakan kondisi ketika sel-sel tubuh mulai abai atau kurang peka terhadap hormon insulin. Dampaknya, organ pankreas dipaksa bekerja ekstra keras memproduksi lebih banyak insulin demi menjaga kadar gula darah tetap stabil. Inilah alasan mengapa hasil cek gula darah seseorang bisa tampak normal, padahal masalah metabolik di dalam tubuhnya sudah berlangsung cukup lama.

Diabetes jarang sekali datang secara tiba-tiba, melainkan terakumulasi dari kebiasaan-kebiasaan kecil sehari-hari. Berikut adalah enam pemicu utama yang dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi insulin:

Advertisement

Sering Mengonsumsi Minuman Manis

Kebiasaan meminum es teh manis, boba, soda, jus kemasan, hingga minuman berenergi menyumbang kalori cair yang masuk ke tubuh dengan sangat cepat tanpa memberikan efek kenyang. Lama-kelamaan, kondisi ini memicu penumpukan lemak di organ hati dan meningkatkan risiko resistensi insulin.

Gaya Hidup Sedentari (Terlalu Banyak Duduk)

Advertisement

Olahraga selama satu jam tentu sangat baik, tetapi jika sisa hari dihabiskan dengan duduk selama 8 hingga 10 jam tanpa banyak bergerak, otot akan menjadi malas menyerap gula dari aliran darah. Membiasakan jalan kaki ringan selama 10–15 menit setelah makan sangat efektif membantu stabilitas gula darah.

Kurang Tidur Secara Kronis

Istirahat malam yang hanya berkisar 5 hingga 6 jam dapat menurunkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, bahkan sebelum terjadi kenaikan berat badan. Tidur berkualitas sangat dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan metabolik.

Konsumsi Makanan Ultra-Processed Secara Terus-menerus

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Girl to Girl: Bukan Cuma Niat, 3 Hormon Ini yang Pegang Kendali Bentuk Tubuhmu

Girl to Girl: Bukan Cuma Niat, 3 Hormon Ini yang Pegang Kendali Bentuk Tubuhmu

Girl to Girl: Bukan Cuma Niat, 3 Hormon Ini yang Pegang Kendali Bentuk Tubuhmu! JAKARTA – Bagi banyak wanita, perjuangan mendapatkan bentuk tubuh ideal sering kali terasa membentur tembok tebal meski

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer