
BALIKPAPAN— Solidaritas terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan keluarga besar PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) V Balikpapan. Melalui aksi penggalangan dana, para pekerja berhasil menghimpun donasi sebesar Rp 87.051.809.
Dana tersebut terkumpul dari 71 donatur dan selanjutnya akan disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di NTT.
Aksi kemanusiaan tersebut merupakan kolaborasi PT Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan bersama Serikat Pekerja (SP) Mathilda–Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) serta sejumlah unsur pekerja di lingkungan RU V Balikpapan.
Sejumlah organisasi dan komunitas internal turut terlibat dalam penggalangan donasi. Di antaranya Persatuan Wanita Patra (PWP) RU Balikpapan, Agents of Change (AoC) RU Balikpapan, Pertiwi, serta para Perwira PT Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan.
General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan Novie Handoyo Anto mengatakan aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian keluarga besar RU V Balikpapan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi bencana.
Menurutnya, keberadaan perusahaan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan operasional, tetapi juga bagaimana perusahaan dan pekerjanya dapat memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.
“Ketika ada masyarakat yang sedang menghadapi musibah, kami ingin ikut hadir melalui kemampuan yang kami miliki. Donasi ini merupakan bentuk kebersamaan para Perwira dan seluruh unsur di RU V Balikpapan untuk membantu saudara-saudara kita di NTT,” ujar Anto.
Ia mengapresiasi keterlibatan para pekerja dan berbagai unsur yang ikut berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan yang terkumpul diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat terdampak.
“Terima kasih kepada seluruh pekerja dan unsur yang sudah berpartisipasi. Mudah-mudahan bantuan yang terkumpul bisa memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa,” katanya.
Semangat berbagi tersebut mendapat respons dari para pekerja. Sebanyak 71 orang tercatat ikut menyisihkan sebagian rezekinya dalam aksi kemanusiaan tersebut hingga penggalangan dana ditutup.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




