Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Antrean BBM Subsidi di Bulungan Mengular, Pertamina Janjikan Pengawasan Lebih Ketat

R
Kendaraan mengantre mengisi BBM di salah satu SPBU di Tanjung Selor, Bulungan. FOTO: DOK PERTAMINA PATRA NIAGA
Kendaraan mengantre mengisi BBM di salah satu SPBU di Tanjung Selor, Bulungan. FOTO: DOK PERTAMINA PATRA NIAGA

Advertisement

 
TANJUNG SELOR – Fenomena antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bulungan memicu respons cepat dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan. Pihak otoritas menjanjikan pengawasan distribusi yang lebih ketat guna mengurai kepadatan dan memastikan subsidi tepat sasaran.

Sales Branch Manager (SBM) Kaltimut V Fuel, Muhammad Naufal Atiyah, mengungkapkan bahwa koordinasi lintas sektor telah dilakukan untuk mengatasi persoalan ini. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap para pengecer BBM di lapangan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk melakukan sidak terhadap pengecer BBM,” ujar Naufal kepada media, Selasa (21/4). Salah satu poin krusial dalam evaluasi kali ini adalah celah pada proses pembelian. Pertamina berencana memperkuat sistem QR Code untuk meminimalisir praktik nakal, seperti pengisian berulang oleh kendaraan yang sama dalam sehari.

Advertisement

“Penerapan QR code akan kami awasi ketat. Kami juga tengah menyiapkan pembaruan sistem agar tidak ada lagi celah bagi kendaraan untuk melakukan pengisian berulang,” jelas Naufal.

Langkah digitalisasi ini diharapkan dapat memastikan aliran BBM dari lembaga penyalur hingga ke tangan konsumen benar-benar sesuai dengan peruntukan dan kuota yang telah ditetapkan. Selain pembenahan sistem internal, Pertamina juga melirik aspek legalitas untuk menertibkan distribusi di tingkat pengecer. Naufal menyebut pihaknya tengah mendorong penerbitan Surat Edaran (SE) yang ditandatangani oleh Gubernur maupun Bupati.

Payung hukum ini nantinya akan menjadi dasar kuat bagi aparat dan pihak terkait untuk menindak pengecer yang tidak patuh pada regulasi. “Kami akan menyiapkan edaran bersama pemerintah daerah untuk penindakan terhadap pengecer BBM sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Advertisement

Melalui kombinasi pengawasan lapangan, penguatan teknologi, dan dukungan regulasi daerah, diharapkan beban antrean di SPBU Bulungan dapat segera berkurang dan akses masyarakat terhadap BBM subsidi menjadi lebih tertib. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Jalan Mantap di Bulungan Mulus Tembus 1.072 Kilometer

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Jalan Mantap di Bulungan Mulus Tembus 1.072 Kilometer

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Jalan Mantap di Bulungan Mulus Tembus 1.072 Kilometer TANJUNG SELOR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan men

Melesat Paling Kencang di Kaltara: Ekonomi Bulungan Tumbuh Meroket 10,62 Persen

Melesat Paling Kencang di Kaltara: Ekonomi Bulungan Tumbuh Meroket 10,62 Persen

Melesat Paling Kencang di Kaltara: Ekonomi Bulungan Tumbuh Meroket 10,62 Persen TANJUNG SELOR — Perekonomian Kabupaten Bulungan mencatatkan

Disperta Bulungan Tertibkan Legalitas Kebun dan Genjot Potensi Kakao, Kementan Kucurkan Bantuan

Disperta Bulungan Tertibkan Legalitas Kebun dan Genjot Potensi Kakao, Kementan Kucurkan Bantuan

Bupati Bulungan Syarwani meninjau tanaman kakao saat melihat langsung potensi pengembangan komoditas perkebunan di Bulungan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer