Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kalsel Segera Miliki Kodam Sendiri: Nama Legendaris "Lambung Mangkurat" Bakal Kembali Dipakai

R
Desain markas Komando Daerah Militer (Kodam) yang akan dibangun di Kompleks Perkantoran Gubernur Kalsel dengan luas sekitar 10 hektare.  (Foto: DINAS PUPR KALSEL)
Desain markas Komando Daerah Militer (Kodam) yang akan dibangun di Kompleks Perkantoran Gubernur Kalsel dengan luas sekitar 10 hektare. (Foto: DINAS PUPR KALSEL)

Advertisement

BANJARBARU – Provinsi Kalimantan Selatan dipastikan akan memiliki markas Komando Daerah Militer (Kodam) sendiri dalam waktu dekat. Gubernur Kalsel, H. Muhidin, bersama Pangdam XXII Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, telah sepakat untuk mengusulkan kembali nama legendaris "Lambung Mangkurat" sebagai nama resmi kesatuan militer tersebut.

Rencana besar ini merupakan hasil perubahan koordinasi dengan Kementerian Pertahanan. Awalnya, pemerintah pusat berencana membangun satu batalyon di Tanah Bumbu, namun setelah melalui berbagai pertimbangan strategis, rencana tersebut ditingkatkan menjadi pembangunan markas Kodam yang akan berlokasi di Kompleks Perkantoran Gubernur Kalsel di Banjarbaru.

"Pemerintah kabupaten/kota dan provinsi telah bersepakat untuk membangun Kodam. Pembangunan direncanakan dimulai pada tahun 2026 dan ditargetkan rampung pada 2027 mendatang," ujar Gubernur Muhidin usai rapat koordinasi di Gedung KH Idham Chalid.

Advertisement

Mengenai pembiayaan, proyek strategis ini akan didukung oleh kolaborasi anggaran. Sebagian biaya akan dikucurkan oleh Kementerian Pertahanan, sementara sisanya ditanggung bersama oleh Pemerintah Provinsi Kalsel dan 13 pemerintah kabupaten/kota se-Kalsel.

Pemilihan nama "Lambung Mangkurat" sendiri bukanlah tanpa alasan. Nama tokoh bersejarah ini sebelumnya pernah digunakan saat Kalsel memiliki Kodam mandiri di masa lampau. "Kami sepakat mengusulkan nama itu kembali untuk menghormati sejarah dan ketokohan Lambung Mangkurat," tambah Muhidin.

Pangdam XXII Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan penuh dari pemerintah daerah di Kalsel. Menurutnya, hal ini sejalan dengan rencana strategis TNI AD yang menargetkan pembentukan Kodam di Kalsel secara resmi pada tahun 2027.

Advertisement

"Kami sangat mengapresiasi dukungan dari pemerintah provinsi serta seluruh kabupaten dan kota. Saat ini kami mulai menyiapkan fasilitas yang diperlukan agar target tahun 2027 dapat tercapai," tutup Mayjen Zainul Arifin. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Duka di Tengah Asap Pekat Karhutla: Relawan Damkar Gugur Usai Berjuang Padamkan Api di Batola

Duka di Tengah Asap Pekat Karhutla: Relawan Damkar Gugur Usai Berjuang Padamkan Api di Batola

Duka di Tengah Asap Pekat Karhutla: Relawan Damkar Gugur Usai Berjuang Padamkan Api di Batola BANJARMASIN – Kabar duka menyelimuti barisan r

Titik Panas di Kalsel Menurun, Patroli Udara Masih Temukan 21 Titik Karhutla Seluas 41 Hektare

Titik Panas di Kalsel Menurun, Patroli Udara Masih Temukan 21 Titik Karhutla Seluas 41 Hektare

Petugas melakukan patroli udara untuk memantau titik panas dan mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan. (Tangkap

Niat Istirahat Berujung Duka: Sopir Asal Kediri Tewas Terlindas Truknya Sendiri di Gunung Kayangan

Niat Istirahat Berujung Duka: Sopir Asal Kediri Tewas Terlindas Truknya Sendiri di Gunung Kayangan

PELAIHARI — Niat hati ingin melepas lelah di warung pinggir jalan berujung duka mendalam. Seorang sopir truk berinisial AS, warga Kabupaten

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer