Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Karhutla di Tahura, Diduga Sengaja Dibakar, Ditemukan Jerikan Bekas BBM dan Pondok di Tengah Hutan

Advertisement
PROKAL.CO, IKN-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan konservasi, Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto.
Dari informasi yang dihimpun, karhutla itu terjadi pada Kamis (3/9/2026) dan masih terjadi hingga Sabtu (5/9/2026).
Advertisement
Direktur Ketenteraman dan Ketertiban Umum, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Brigjen Pol F Barung Mangera, memimpin tim gabungan dalam upaya pemadaman karhutla di tahura, yang masuk kawasan Bukit Tengkorak, Desa Sukomulyo, IKN.
Tim gabungan yang terjun terdiri dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Damkar OIKN, Satuan Polisi Pamong Praja OIKN, Polresta IKN, ditambah dengan dukungan water bombing menggunakan helikopter oleh Lanud Dhomber.
Advertisement
Brigjen Pol F Barung Mangera mengatakan, dari penyelidikan karhutla tersebut, ada indikasi dilakukan oleh oknum yang ingin mengambil keuntungan dari musim kemarau beberapa bulan terakhir ini dengan melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar. Mirisnya, lokasi yang dibakar masuk kawasan konservasi tahura.
“Di salah satu lokasi kejadian karhutla juga ditemukan adanya jeriken yang berisi BBM yang diduga digunakan untuk membakar hutan. Ada juga ditemukan pondok-pondok yang dibangun oleh terduga pelaku di tengah-tengah hutan,” katanya selaku Koordinator Operasional Karhutla OIKN.
Ditambahkan, OIKN melalui satgas penanggulangan aktivitas ilegal sudah menyampaikan laporan terduga pelaku pembakaran kepada Polda Kaltim dan berharap agar pelaku dapat diproses dengan hukum yang berlaku.
Diketahui, aparat penegah hukum (APH) saat ini masih melakukan langkah penyelidikan terhadap lokasi yang dibakar dan penyelidikan terhadap terduga pelaku. (*)
Advertisement
ProkalIkuti
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Artikel Terkait
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement




