Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jadi Korban Bully atau Pelecehan, Jangan Ragu Laporkan ke Layanan Telepon Sahabat Anak

R
RUANG PENGADUAN: Layanan Telepon Sahabat Anak hadir sebagai ruang aman bagi anak untuk menyampaikan pengaduan kekerasan dan perundungan. ILUSTRASI/IZZA/BERAU POST
RUANG PENGADUAN: Layanan Telepon Sahabat Anak hadir sebagai ruang aman bagi anak untuk menyampaikan pengaduan kekerasan dan perundungan. ILUSTRASI/IZZA/BERAU POST

Advertisement

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menghadirkan layanan Telepon Sahabat Anak sebagai salah satu upaya memperkuat perlindungan terhadap anak.

Layanan ini menjadi ruang pengaduan bagi anak maupun remaja yang mengalami kekerasan, perundungan (bully), hingga pelecehan seksual agar dapat menyampaikan laporan secara lebih aman dan nyaman.

Advertisement

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Berau, Warji, mengatakan keberadaan layanan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak anak dan mencegah berbagai bentuk kekerasan terhadap anak. 

Telepon Sahabat Anak digagas bersama Forum Anak Berau. Nantinya, layanan pengaduan ini akan dijalankan oleh Forum Anak Berau dengan menerima laporan dari anak-anak sebelum diteruskan kepada instansi terkait untuk mendapatkan penanganan sesuai mekanisme perlindungan anak.

“Harapannya anak-anak tidak lagi ragu untuk melapor ketika mengalami kekerasan atau perundungan. Dengan adanya layanan ini, mereka bisa merasa lebih aman dan nyaman saat menyampaikan pengaduan,” ujar Warji.

Advertisement

Apalagi saat ini masih ada saja kasus kekerasan terhadap anak dan hal itu tentunya tetap menjadi perhatian bersama.

Karena itu, diperlukan ruang yang dapat memberikan rasa aman bagi anak untuk menyampaikan persoalan yang mereka alami tanpa rasa takut.

Selain menghadirkan layanan pengaduan, DPPKBP3A juga mendorong terciptanya lingkungan yang lebih ramah anak melalui Deklarasi Ruang Aman Nyaman Anak (RANA).

Deklarasi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama seluruh pihak untuk menghadirkan ruang publik yang aman, bebas diskriminasi, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Perlindungan anak tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran keluarga sebagai lingkungan pertama bagi anak juga sangat penting dalam memberikan pengasuhan yang positif dan membangun karakter anak.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sabu 15 Kg Asal Malaysia Gagal Tembus Samarinda, Tim Gabungan Bekuk Tiga Kurir di Gunung Tabur

Sabu 15 Kg Asal Malaysia Gagal Tembus Samarinda, Tim Gabungan Bekuk Tiga Kurir di Gunung Tabur

Sabu 15 Kg Asal Malaysia Gagal Tembus Samarinda, Tim Gabungan Bekuk Tiga Kurir di Gunung Tabur BERAU – Sinergi ketat aparat kepolisian kemb

Berau Expo Jadi Ajang Promosi dan Capaian Pembangunan Daerah

Berau Expo Jadi Ajang Promosi dan Capaian Pembangunan Daerah

Berau Expo 2026 dibuka di lapangan GOR Pemuda, Tanjung Redeb, Jumat, 16 Oktober 2026. Event berlangsung hingga 25 Oktober 2026.

Bupati Berau Sri Juniarsih Minta Dukungan Kemendagri Perkuat Penanganan Karhutla

Bupati Berau Sri Juniarsih Minta Dukungan Kemendagri Perkuat Penanganan Karhutla

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berupaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer