
PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Wakil Bupati (Wabup) Berau, Gamalis, menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang membahas kondisi inflasi nasional maupun daerah, termasuk sejumlah komoditas yang menjadi pemicu kenaikan harga di Kabupaten Berau.
Dalam rapat tersebut, Gamalis menyampaikan bahwa secara umum kondisi inflasi masih berada pada kategori aman, baik secara nasional maupun di Kalimantan Timur (Kaltim).
Menurutnya, daya beli masyarakat hingga saat ini masih cukup baik meskipun terjadi kenaikan harga pada beberapa sektor.
“Secara nasional kita ada pada posisi aman terkait inflasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Kabupaten Berau juga tidak masuk dalam daerah dengan tingkat inflasi buruk. Hal itu menunjukkanpengendalian harga dan distribusi barang masih berjalancukup baik.
Gamalis menyebut, salah satu penyebab inflasi yang terus terjadi dari tahun ke tahun adalah tingginya harga tiket penerbangan.
Selain itu, beberapa komoditas perikanan juga menjadi faktor penyumbang inflasi, khususnya ikan layangdan tongkol.
Menurutnya, ikan layang menjadi salah satu komoditas yang cukup memengaruhi inflasi karena daya tahannya yang rendah.
Ikan tersebut dinilai lebih cepat rusak meskipun telah disimpan di dalam cold storage. “Ikan layang ini tidak bisabertahan lama,” jelasnya.
Di sisi lain, ikan bandeng justru menjadi komoditas yang mampu menahan laju inflasi sektor perikanan. Pemerintah daerah juga terus memantau distribusi barang agar pasokantetap stabil di pasaran.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




