Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Berau Apresiasi PKK, Terus Jadi Motor Penggerak Pembangunan Keluarga 

R
PERAN AKTIF: Pemkab Berau mengapresiasi peran aktif TP PKK dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya peningkatan kesejahteraan keluarga dan penanganan stunting. KPG
PERAN AKTIF: Pemkab Berau mengapresiasi peran aktif TP PKK dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya peningkatan kesejahteraan keluarga dan penanganan stunting. KPG

Advertisement

 

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Berau diharapkan terus menjadi motor penggerak pembangunan keluarga dan masyarakat di Bumi Batiwakkal.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang dibacakan Asisten III Setkab Berau, Maulidiyah, saat menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Berau Tahun 2026 yang digelar di ruang RPJMD Bapelitbang Berau, Kamis (21/5/2026).

Advertisement

Maulidiyah menyampaikan apresiasi kepada Ketua TP PKK Berau beserta seluruh jajaran yang dinilai terus berkontribusi dan menunjukkan dedikasi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pada peningkatan kesejahteraan keluarga.

Ia berharap, TP PKK Berau tetap konsisten menjadi penggerak di tengah masyarakat serta terlibat langsung dalam menyukseskan berbagai program pemerintah daerah. Menurutnya, melalui kelompok kerja (pokja) yang dimiliki, PKK memiliki peran strategis dalam menata kehidupan keluarga dan masyarakat.

Advertisement

“Semoga ke depan PKK semakin konsisten dalam usaha menata kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat melalui pokja-pokja yang ada,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ia juga menyoroti persoalan stunting yang masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Berau.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, prevalensi stunting di Berau tercatat sebesar 23,4 persen atau mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya dan masih berada pada kategori tinggi.

“Angka tersebut juga masih berada di atas rata-rata nasional yang berada pada kisaran 20 persen,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan data pencatatan dan pelaporan Sistem Informasi Gizi dan Keluarga tahun 2025, jumlah balita di Kabupaten Berau mencapai 23.105 anak. Namun, persentase balita yang telah diukur tumbuh kembangnya baru mencapai sekitar 40 persen.

Rendahnya angka kunjungan balita ke posyandu menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian bersama. Ia meminta agar seluruh pihak, termasuk TP PKK, terus mendorong masyarakat untuk rutin membawa anak ke posyandu guna memantau tumbuh kembang anak sekaligus memastikan kondisi kesehatan mereka.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sabu 15 Kg Asal Malaysia Gagal Tembus Samarinda, Tim Gabungan Bekuk Tiga Kurir di Gunung Tabur

Sabu 15 Kg Asal Malaysia Gagal Tembus Samarinda, Tim Gabungan Bekuk Tiga Kurir di Gunung Tabur

Sabu 15 Kg Asal Malaysia Gagal Tembus Samarinda, Tim Gabungan Bekuk Tiga Kurir di Gunung Tabur BERAU – Sinergi ketat aparat kepolisian kemb

Berau Expo Jadi Ajang Promosi dan Capaian Pembangunan Daerah

Berau Expo Jadi Ajang Promosi dan Capaian Pembangunan Daerah

Berau Expo 2026 dibuka di lapangan GOR Pemuda, Tanjung Redeb, Jumat, 16 Oktober 2026. Event berlangsung hingga 25 Oktober 2026.

Bupati Berau Sri Juniarsih Minta Dukungan Kemendagri Perkuat Penanganan Karhutla

Bupati Berau Sri Juniarsih Minta Dukungan Kemendagri Perkuat Penanganan Karhutla

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berupaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer