Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Debit Waduk Manggar Meredup, Belasan Ribu Warga Balikpapan Mulai Kiris Pasokan

R
Penulis: Redaksi Prokal❯
Waduk Manggar Balikpapan yang tak bisa terus diandalkan.
Waduk Manggar Balikpapan yang tak bisa terus diandalkan.

Advertisement

 
BALIKPAPAN — Ancaman krisis air bersih kian nyata membayangi warga Kota Balikpapan. Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino memicu penyusutan drastis pada pasokan air baku di Waduk Manggar dan Waduk Teritip. Kondisi kritis ini memaksa Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) melakukan penyesuaian produksi demi menjaga kelangsungan distribusi ke pelanggan.

Dalam konferensi pers yang digelar di Aula Balaikota Balikpapan pada Senin (2/11/2026), Direktur Utama PTMB, Yudi Saharudin, mengungkapkan bahwa penurunan kapasitas produksi air bersih sudah tidak dapat dihindari. Debit produksi dari Waduk Manggar tertekan dari pasokan normal 900 liter per detik menjadi 800 liter per detik.

Kondisi jauh lebih mengkhawatirkan tercatat di Waduk Teritip, yang kini hanya mampu memproduksi 60 liter air per detik. Menurut Yudi, presipitasi hujan intensitas ringan yang sempat mengguyur sebagian kawasan beberapa hari terakhir belum memberikan pengaruh signifikan terhadap pemulihan elevasi air baku di kedua bendungan penopang utama kota tersebut.

Advertisement

"Penyusutan debit air baku ini berdampak langsung pada keandalan distribusi. Ada sekitar 19.000 pelanggan yang terkoneksi dengan sistem pengolahan Teritip mulai merasakan penurunan tekanan aliran," ujar Yudi.

Dari total pelanggan tersebut, sedikitnya 14.000 rumah tangga di wilayah Balikpapan Selatan—seperti area Manggar dan Batakan—menjadi zona paling rentan mengalami kekeringan total apabila tren penurunan debit air terus berlanjut tanpa pasokan hujan berintensitas tinggi.

Menghadapi potensi krisis berkepanjangan, PTMB berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Kota Balikpapan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menyiapkan skenario tanggap darurat, termasuk rencana pendistribusian air bersih melalui armada tangki ke pemukiman terdampak.

Advertisement

Selain menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan yang terjadi, pihak manajemen PTMB mengimbau masyarakat untuk menerapkan langkah efisiensi penggunaan air secara ketat. Warga juga didorong untuk mengoptimalkan penampungan air saat aliran berproduksi serta memanfaat metode panen air hujan sebagai langkah mitigasi mandiri di tingkat rumah tangga. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ayah Bejat di Balikpapan Tega Cabuli Anak Kandung: Dituntut 15 Tahun Penjara

Ayah Bejat di Balikpapan Tega Cabuli Anak Kandung: Dituntut 15 Tahun Penjara

erdakwa kasus asusila anak kandung di Pengadilan Negeri Balikpapan

Bencana Asap Kaltim Tembus Negara Tetangga: Polda Tetapkan 33 Tersangka dan Jerat Dua Korporasi!

Bencana Asap Kaltim Tembus Negara Tetangga: Polda Tetapkan 33 Tersangka dan Jerat Dua Korporasi!

Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro tunjukkan barang bukti dalam konferensi pers pengungkapan kasus kebakaran hutan & lahan (karhutla).

Angkasa Pura Sepinggan Sosialisasikan Pencegahan Kebakaran di Bandara

Angkasa Pura Sepinggan Sosialisasikan Pencegahan Kebakaran di Bandara

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan memperkuat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer