Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ratusan Kejadian Kepung Kaltim: Karhutla 2026 Tembus 5.761 Hektare, Lahan Warga Paling Parah

R
Penulis: Redaksi Prokal❯
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim, Buyung Dodi Gunawan. (ARIF FADILLAH)
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim, Buyung Dodi Gunawan. (ARIF FADILLAH)

Advertisement

BALIKPAPAN — Musim kemarau tahun 2026 membawa ancaman serius bagi Kalimantan Timur. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus meluas hingga mencatatkan angka fantastis: 5.761 hektare lahan hangus terbakar dari 1.269 kejadian per 13 September 2026.

Yang paling mengkhawatirkan, Amuk si jago merah justru didominasi oleh area pemukiman dan lahan milik masyarakat. Dari total luasan tersebut, hampir 4.000 hektare berada di kategori lahan nonhutan. Fakta ini berpotensi mengancam langsung kesehatan, roda ekonomi, hingga keselamatan warga lokal secara masif.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kaltim, Buyung Dodi Gunawan, merincikan bahwa kawasan hutan yang terbakar mencakup 1.700 hektare, sedangkan sektor perkebunan terdampak seluas 38,5 hektare. "Sisanya cukup banyak adalah di lahan lainnya, termasuk lahan masyarakat, sebesar sekitar 3.996 sampai 4.000 hektare," jelas Buyung, Senin (14/9/2026).

Advertisement

Kutai Kartanegara Terluas, Paser Catat Kasus Terbanyak

Berdasarkan pemetaan BPBD Kaltim, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi daerah dengan dampak kerusakan terluas, yakni mencapai 1.866 hektare dari 234 titik kejadian. Posisi kedua mengekor Kabupaten Kutai Barat dengan total 1.069 hektare lahan hangus.

Sementara itu, rekor kasus terbanyak dipegang oleh Kabupaten Paser yang mengombinasikan 316 kejadian dengan total luasan mencapai 1.015 hektare. Tingginya intensitas kebakaran di Kukar turut memicu alarm kewaspadaan tinggi, terutama di area sekitar Saliki serta kawasan vital Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto.

Advertisement

Kawasan di sekeliling Bandara APT Pranoto kini menjadi prioritas penanganan setelah sekitar 32 hektare lahan di sekitarnya hangus dilalap api. Kendati sempat memicu kabut asap tebal pada pagi hari, BPBD memastikan aktivitas penerbangan sejauh ini masih tergolong aman.

"Alhamdulillah anginnya itu semuanya ke arah utara sana, jadi tidak masuk ke dalam area bandara," terang Buyung.

Guna mempercepat penanggulangan, BPBD Kaltim dijadwalkan bakal melakukan evaluasi intensif bersama Kepala BNPB dan Menteri Kehutanan dalam agenda kunjungan kerja ke Kaltim mendatang. Kendati amukan api terus menggerus ribuan hektare lahan, Pemprov Kalimantan Timur hingga saat ini masih belum menaikkan status kebencanaan ke tingkat Tanggap Darurat.

"Masih belum sampai ke tanggap darurat," pungkas Buyung. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tiga Orangutan Kembali ke Hutan Kehje Sewen, Satu Individu Tertunda karena Ini

Tiga Orangutan Kembali ke Hutan Kehje Sewen, Satu Individu Tertunda karena Ini

Tiga orangutan rehabilitasi akhirnya menghirup udara kebebasan di Hutan Kehje Sewen, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kaltim.

Rakernas SPS di Samarinda Hasilkan Enam Rekomendasi Strategis, Lampung Tuan Rumah Kongres 2027

Rakernas SPS di Samarinda Hasilkan Enam Rekomendasi Strategis, Lampung Tuan Rumah Kongres 2027

Rakernas Serikat Perusahaan Pers (SPS) 2026 di Kota Samarinda menghasilkan enam rekomendasi strategis.

Waduh..!! Pengangguran di Kaltim Naik, Pekerja Formal Menurun

Waduh..!! Pengangguran di Kaltim Naik, Pekerja Formal Menurun

Pengangguran di Kaltim Naik, Pekerja Formal Menurun PROKAL.CO, SAMARINDA - Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kalimantan Timur pada Agus

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer