Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Empat Kekalahan Beruntun, Eugene Bareman Sebut Israel Adesanya Harus "Mencari Jati Diri"

Indra Zakaria • Rabu, 15 April 2026 - 10:15 WIB
Israel Adesanya
Israel Adesanya

SEATTLE – Masa depan mantan raja kelas menengah UFC, Israel Adesanya, kini menjadi tanda tanya besar setelah mencatatkan hasil minor yang mengejutkan. Kekalahan TKO ronde kedua dari Joe Pyfer di UFC Fight Night 271 pada Februari lalu menjadi kekalahan keempat berturut-turut bagi petarung berjuluk The Last Stylebender tersebut.

Menanggapi situasi sulit yang dihadapi anak asuhnya, pelatih kepala City Kickboxing, Eugene Bareman, memberikan pandangan yang mendalam. Bareman menegaskan bahwa dirinya akan selalu memberikan dukungan penuh, apa pun keputusan yang diambil oleh Adesanya mengenai kelanjutan kariernya.

"Ini pilihan yang sulit karena saya akan mendukungnya sepenuhnya jika dia mengatakan tidak ingin bertarung lagi," ujar Bareman kepada Submission Radio. "Namun, saya juga berada di posisi di mana saya akan mendukung penuh jika dia memutuskan untuk terus bertarung. Kami sudah bersama sejak awal, dan itu tidak akan berubah."

Meskipun menelan kekalahan, Bareman menilai Adesanya sebenarnya masih kompetitif secara fisik. Dalam laga melawan Pyfer, Adesanya terbukti sempat unggul di ronde pertama pada kartu skor ketiga juri sebelum akhirnya dihentikan pada ronde kedua. Menurut Bareman, masalah yang dihadapi Adesanya saat ini lebih mengarah pada aspek mental ketimbang kemampuan fisik.

Bareman melihat masih ada kilasan performa luar biasa Adesanya seperti di masa kejayaannya, namun tantangannya adalah bagaimana menjaga konsistensi performa tersebut di sepanjang pertandingan. "Dia hanya perlu melakukan pencarian jati diri (soul searching), kawan, seperti yang dilakukan setelah setiap pertarungan," jelas Bareman.

Ia menambahkan bahwa proses refleksi ini merupakan hal yang wajar bagi setiap petarung setelah mengalami kekalahan. Namun, bagi Adesanya yang kini sedang berada di titik terendah dalam kariernya, proses tersebut harus dilakukan lebih dalam dari biasanya.

"Setiap petarung setelah kalah harus mengasingkan diri ke hutan atau ruangan gelap selama 24 jam atau apa pun yang mereka lakukan. Mereka harus menata hidup kembali, dan itulah yang harus dilakukan Israel. Dia harus menemukannya di dalam dirinya sendiri. Dia harus mencari sangat dalam kali ini," pungkas Bareman.

Meski banyak pihak menyarankannya untuk segera gantung sarung tinju, Adesanya sendiri bersikeras bahwa dirinya belum selesai dengan dunia MMA. Penggemar kini menanti apakah "pencarian jati diri" tersebut akan membawa kembali sosok dominan Adesanya di atas oktagon atau justru menjadi babak akhir dari perjalanan sang legenda.(*)

Editor : Indra Zakaria
#Israel Adesanya