Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ian Garry Kirim Pesan Berbisa ke Carlos Prates: "Tolong Tidurkan Dia, Lalu Kita Perang di Brasil!"

Indra Zakaria • Sabtu, 11 April 2026 - 09:37 WIB
Ian Garry Machado
Ian Garry Machado

DUBLIN – Bintang muda UFC yang penuh kontroversi, Ian Machado Garry, kembali memanaskan situasi di divisi welterweight. Kali ini, petarung asal Irlandia tersebut secara terang-terangan memberikan dukungan kepada jagoan Brasil, Carlos Prates, untuk menghancurkan lawan berikutnya—namun dengan sebuah motif tersembunyi.

Dalam sebuah pernyataan terbaru yang mengejutkan penggemar, Garry tidak menahan diri untuk menunjukkan ketidaksukaannya pada salah satu rival di divisinya. Tanpa menyebut nama secara spesifik namun merujuk pada calon lawan Prates, Garry berharap sang striker Brasil bisa memberikan kekalahan yang memalukan.

“Prates, tolong selesaikan dia. Aku ingin melihatnya tertidur di dalam oktagon,” ujar Ian Garry dengan nada dingin.

Garry, yang sering menyebut dirinya sebagai "The Future", tampaknya sedang menyusun rencana besar untuk masa depannya di UFC. Baginya, kemenangan Prates bukan hanya soal hasil pertandingan, melainkan batu loncatan untuk skenario pertarungan impian yang ia idamkan.

Undangan Duel di Tanah Samba

Tidak berhenti di situ, Ian Garry langsung melempar tantangan besar setelah mendoakan kesuksesan Prates. Ia membayangkan sebuah skenario di mana ia merebut sabuk juara terlebih dahulu, sebelum akhirnya mempertaruhkannya melawan Prates di hadapan publik Brasil yang fanatik.

“Setelah aku mengambil sabuk juara, mari kita wujudkan rencana ini. Kita bertarung di Brasil!” tegas Garry. Pernyataan ini dianggap sebagai langkah berani sekaligus berisiko. Mengajak petarung Brasil berduel di kandang mereka sendiri adalah misi bunuh diri bagi banyak orang, namun bagi Garry, itu adalah cara terbaik untuk membuktikan bahwa dirinya adalah petarung terbaik di dunia.

Dukungan Garry kepada Prates sebenarnya merupakan bentuk serangan psikologis kepada lawannya saat ini. Dengan meminta Prates "menidurkan" sang rival, Garry ingin menegaskan bahwa level persaingan di papan atas welterweight sudah bergeser, dan ia merasa memegang kendali atas narasi tersebut.

Hingga saat ini, Carlos Prates belum memberikan respons resmi atas "permintaan khusus" dari Ian Garry tersebut. Namun, para penggemar MMA sudah mulai membayangkan betapa meledaknya atmosfer jika duel antara teknik striking tingkat tinggi Garry dan kekuatan penghancur Prates benar-benar terjadi di Brasil pada masa mendatang.

Apakah Garry mampu mewujudkan mimpinya merebut sabuk dan bertandang ke Brasil, ataukah ucapannya ini justru akan menjadi bumerang baginya? Satu yang pasti, divisi welterweight tidak pernah kekurangan drama. (*)

Editor : Indra Zakaria
#ian garry