PROKAL.CO- Sebuah kisah unik dan menggelitik datang dari balik layar persiapan petarung papan atas UFC, Arman Tsarukyan. Petarung tangguh di kelas ringan ini baru-baru ini mengungkapkan sebuah kesalahpahaman lucu yang melibatkan sang pelatih mengenai latar belakang keyakinannya.
Dalam sebuah wawancara santai, Tsarukyan menceritakan bahwa pelatihnya selama ini mengira dirinya adalah seorang pemeluk agama Islam. Hal ini dipicu oleh kebiasaan komunikasi sehari-hari di dalam kamp latihan yang kental dengan nuansa persaudaraan antarpetarung dari berbagai latar belakang.
"Pelatih selalu menyapa saya dengan berkata, 'Assalamu’alaikum', dan saya pun terbiasa menjawabnya dengan 'Wa'alaikumussalam'. Karena itulah, dia mengira saya adalah seorang Muslim," ungkap Tsarukyan sambil tertawa.
Tsarukyan, yang sebenarnya merupakan penganut Kristen Ortodoks, mengaku tidak merasa keberatan dengan sapaan tersebut. Baginya, interaksi tersebut merupakan bentuk penghormatan dan keakraban yang lazim terjadi di dunia bela diri campuran (MMA), di mana banyak petarung top berasal dari wilayah Kaukasus yang mayoritas penduduknya Muslim.
Kesalahpahaman ini pun menjadi bumbu menarik di tengah kerasnya menu latihan yang dijalani Tsarukyan. Respons santunnya dalam membalas salam rupanya dianggap sebagai konfirmasi bagi sang pelatih, tanpa pernah ada klarifikasi serius sebelumnya.
Meski memiliki keyakinan yang berbeda, Tsarukyan menunjukkan sikap toleransi yang tinggi dan kehangatan dalam hubungan profesionalnya. Kisah ini sekaligus menggambarkan betapa inklusifnya dunia MMA, di mana bahasa persaudaraan dan rasa hormat sering kali melampaui batasan identitas formal di antara para petarung dan pelatihnya. (*)
Editor : Indra Zakaria