Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

 Jembatan Sangasanga-Anggana Mendekati Kenyataan, Pemkab Kukar dan Pemprov Kaltim Siap Kolaborasi

Elmo Satria Nugraha • Kamis, 9 April 2026 - 14:00 WIB
Rapat koordinasi Pemkab Kukar bersama Pemprov Kaltim mengenai rencana pembangunan Jembatan Anggana-Sangasanga (Elmo/Prokal.co)
Rapat koordinasi Pemkab Kukar bersama Pemprov Kaltim mengenai rencana pembangunan Jembatan Anggana-Sangasanga (Elmo/Prokal.co)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Harapan warga pesisir Kutai Kartanegara (Kukar) untuk menikmati akses cepat dari Anggana ke Sangasanga kian mendekati kenyataan. Pemerintah kabupaten dan provinsi kini mulai menyatukan langkah untuk merealisasikan pembangunan jembatan penghubung tersebut.

Rencana besar ini didorong melalui kolaborasi antara Pemkab Kukar dan Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim). Meski masih dalam tahap perencanaan, arah pembangunan semakin jelas—terutama usai dilaksanakannya rapat koordinasi (Rakor) antar kedua pihak di Pendopo Odah Etam, Rabu (8/4/2026) dipimpin Bupati Kukar Aulia Rahman Basri.

Kepala Dinas PUPR Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menyebut pembahasan internal terus dilakukan untuk menentukan titik lokasi terbaik. Sejumlah alternatif trase kini tengah dikaji secara teknis.

“Masih ada beberapa alternatif titik lokasi, namun belum final. Dari hasil paparan ini masih akan dirundingkan lagi oleh pihak internal kami dan hasilnya akan kita eksekusi bersama pemerintah daerah,” ujarnya.

Fitra menegaskan, proyek ini menjadi bagian penting dalam membuka konektivitas kawasan pesisir, khususnya menghubungkan Kecamatan Anggana dengan Sangasanga. Opsi jalur yang dikaji mencakup wilayah Kutai Lama hingga mendekati Muara Badak.

Dari sisi teknis, panjang jembatan diperkirakan lebih dari 1 kilometer. Namun, jenis konstruksi masih menunggu hasil Detail Engineering Design (DED). “Apakah nanti menggunakan jembatan gantung, cable stayed, atau suspensi, itu masih menunggu hasil Detail Engineering Design (DED). Yang penting saat ini adalah penentuan trase terlebih dahulu,” jelasnya.

Nilai proyek yang diperkirakan mencapai Rp1 hingga Rp2 triliun menjadi alasan kuat perlunya kolaborasi lintas pemerintah. Skema pembiayaan pun terbuka untuk dibagi antara Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar.

Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, menegaskan pembangunan jembatan ini akan menjadi pengungkit kawasan ekonomi baru. Akses yang lebih dekat diyakini mampu mempercepat arus barang dan mobilitas masyarakat.

“Sekarang kita masih tahap perencanaan karena nilai pembangunannya cukup besar. Oleh karena itu, pemerintah kabupaten maupun provinsi perlu mendesain rencana ke depan agar kawasan tersebut dapat berkembang secara optimal,” jelasnya.

Ia menambahkan, studi kelayakan yang telah disusun Pemkab Kukar sebelumnya dinilai sejalan dengan rencana Pemprov Kaltim. Hal ini membuka peluang besar kerja sama dalam merealisasikan proyek strategis tersebut. (moe)

Editor : Indra Zakaria
#Anggana #Sangasanga