PROKAL.CO, TENGGARONG – Bertahun dilintasi dengan kondisi rusak, akses utama warga dari Kota Bangun ke Kenohan akhirnya mulai diperbaiki. Meski belum menyeluruh, pemerintah memprioritaskan titik-titik paling parah agar mobilitas masyarakat tetap aman.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan perbaikan ruas jalan poros tersebut sepanjang hampir satu kilometer pada tahun ini. Jalan ini menjadi jalur vital yang menghubungkan aktivitas warga di dua kecamatan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Wiyono, mengungkapkan total kerusakan di ruas tersebut mencapai sekitar sembilan kilometer. Titiknya tersebar dari Desa Sebelimbingan, Kecamatan Kota Bangun hingga Dusun Pendamaran, Desa Tuana Tuha, Kecamatan Kenohan.
Namun, keterbatasan anggaran membuat perbaikan difokuskan pada segmen terparah sepanjang 700 hingga 800 meter. Sementara ruas lainnya akan ditangani melalui pemeliharaan rutin.
“Kalau idealnya itu paling tidak perlu sekitar 80 sampai 90 miliar agar kita bisa langsung kerjakan tuntas dan kondisinya baik,” ujarnya. Untuk ruas yang belum dicor, penanganan dilakukan dengan penimbunan agregat dan pemadatan. Langkah ini disertai pemeliharaan berkala hingga akhir tahun untuk menekan kerusakan lanjutan.
Wiyono menegaskan, metode pengecoran dipilih karena lebih tahan terhadap kendaraan berat yang sering melintas di jalur tersebut. Pengalaman sebelumnya menunjukkan pengaspalan cepat rusak akibat beban berlebih.
“Kalau diaspal, pengalaman sebelumnya tidak bertahan lama. Kendaraan yang melintas cukup besar-besar, sehingga mempercepat kerusakan. Karena itu kita pilih dicor untuk titik-titik tertentu,” jelasnya.
Saat ini, proses pengadaan barang dan jasa telah rampung dan tinggal menunggu kontrak. Pemkab Kukar menargetkan pekerjaan fisik bisa segera dimulai dan rampung dalam waktu dua hingga tiga bulan.
Proses PBJ-nya saat ini disebut Wiyono sudah selesai, tinggal kontrak saja. Pun dinasnya telah melaporkan ke Bupati dan diarahkan untuk segera ditindaklanjuti. Sehingga pekerjaan fisik dapat segera dilaksanakan. “Dalam waktu dekat ini akan segera dieksekusi di lapangan,” pungkasnya. (moe)
Editor : Indra Zakaria