Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kepanikan di Saipan: Dinding Mata Topan Sinlaku Mulai Hantam Ibu Kota Kepulauan Mariana Utara

Redaksi Prokal • Rabu, 15 April 2026 - 08:00 WIB
Topan Sinlaku
Topan Sinlaku

PROKAL.CO- Kondisi cuaca di wilayah Pasifik mencapai titik krusial sore ini setelah dinding mata Topan Sinlaku dilaporkan mulai menyentuh Saipan, ibu kota Kepulauan Mariana Utara. Kehadiran badai besar ini membawa ancaman serius bagi infrastruktur kota seiring dengan masuknya fase paling destruktif dari siklon tropis tersebut ke wilayah pemukiman padat penduduk.

Dinding topan atau eyewall, yang merupakan cincin awan tebal mengelilingi pusat badai, saat ini sedang melintasi daratan dengan membawa kecepatan angin ekstrem dan intensitas hujan paling tinggi. Area ini dikenal sebagai zona paling berbahaya karena di sinilah energi mekanik badai terkonsentrasi, yang mampu memicu kerusakan struktural masif akibat hantaman angin kencang yang terus-menerus.

Situasi di lapangan saat ini digambarkan sangat mencekam dengan jarak pandang yang sangat terbatas akibat guyuran hujan lebat. Pemerintah setempat telah mengimbau warga untuk tetap berada di dalam bunker atau bangunan permanen yang aman, mengingat fase eyewall merupakan puncak dari keganasan sebuah topan sebelum nantinya bagian inti badai melintas.

Fenomena unik diperkirakan akan terjadi saat bagian inti atau mata topan (eye) tepat berada di atas kota. Berbeda terbalik dengan keganasan dindingnya, bagian pusat ini justru menawarkan kondisi yang relatif tenang dengan angin yang melemah secara drastis serta langit yang cenderung lebih cerah atau hanya berawan tipis. Namun, otoritas keamanan memperingatkan warga agar tidak tertipu oleh ketenangan sesaat tersebut.

Ketenangan di dalam mata topan hanyalah jeda singkat sebelum dinding mata bagian belakang kembali menghantam dengan kekuatan yang sama besarnya. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan tidak keluar rumah hingga badai benar-benar dinyatakan berlalu sepenuhnya dari wilayah Saipan guna menghindari risiko cedera akibat puing-puing yang diterbangkan angin saat cuaca kembali memburuk secara tiba-tiba. (*)

Editor : Indra Zakaria
#saipan #topan