Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Magnet Global IKN: PBB Melalui UNDSS Jajaki Peluang Kerja Sama dan Keamanan Internasional

Redaksi Prokal • Rabu, 15 April 2026 - 13:45 WIB
Kepala Otorita IKN Mochamad Basuki Hadimuljono (FOTO: OTORITA IKN)
Kepala Otorita IKN Mochamad Basuki Hadimuljono (FOTO: OTORITA IKN)

PENAJAM PASER UTARA – Ambisi besar Indonesia dalam membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) kian menarik perhatian organisasi internasional. Kali ini, United Nations Department of Safety and Security (UNDSS), yang merupakan bagian dari Sekretariat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), secara resmi menyatakan ketertarikannya terhadap perkembangan masif di Kalimantan Timur tersebut. Kunjungan ini sekaligus menjadi sinyal kuat terbukanya peluang kolaborasi antara Otorita IKN dengan komunitas diplomatik global di masa depan.

Dalam kunjungannya ke kawasan Sepaku, Penajam Paser Utara, Rabu (15/4), Security Adviser and Representative of UNDSS to Indonesia and Timor-Leste, Allan Mendoza, menegaskan bahwa pihaknya memantau ketat progres pembangunan ibu kota baru ini. "UNDSS sangat tertarik terhadap perkembangan pembangunan IKN, serta peluang kerja sama ke depan," ujar Mendoza. Ia juga menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari survei komunitas diplomatik yang telah dilakukan tahun lalu, guna memastikan IKN siap menjadi rumah bagi representasi internasional.

Allan Mendoza menekankan bahwa sebagai lembaga yang bertanggung jawab mengoordinasikan keselamatan dan keamanan entitas PBB secara global, UNDSS melihat IKN sebagai kawasan strategis yang memerlukan standar keamanan internasional. "Otorita IKN sangat membuka pintu dan kami berharap ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan komunitas internasional," tambahnya. Langkah ini dipandang sebagai momentum penting untuk memperkuat posisi IKN sebagai kota dunia yang inklusif dan aman bagi para diplomat mancanegara.

Menyambut ketertarikan PBB tersebut, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memberikan penjelasan mendalam mengenai fase pembangunan yang tengah berlangsung. Basuki memaparkan bahwa saat ini fokus utama masih pada penguatan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). "Kemajuan pembangunan IKN saat ini memasuki fase penguatan kawasan inti pemerintah," ungkap Basuki. Ia meyakinkan perwakilan PBB bahwa proyek ini berjalan sesuai garis waktu yang telah ditetapkan menuju visi besar tahun 2045.

Lebih lanjut, Basuki menjelaskan bahwa setelah sektor perkantoran pusat pemerintahan rampung, perhatian akan segera beralih pada infrastruktur pendukung kenegaraan lainnya. "Ke depan, pembangunan akan difokuskan pada pengembangan kawasan yudikatif dan legislatif sebagai bagian dari tahapan pembangunan jangka panjang," jelasnya. Dengan dimulainya pembangunan gedung-gedung lembaga tinggi negara tahun depan, IKN semakin menunjukkan kesiapannya untuk menjalankan fungsi penuh sebagai pusat saraf pemerintahan yang modern dan berstandar global. (*)

Editor : Indra Zakaria
#IKN