SEPAKU – Seiring dengan melonjaknya jumlah pengunjung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara selama periode libur panjang, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengeluarkan imbauan khusus guna memastikan kenyamanan bersama. Fokus utama dalam panduan ini diarahkan pada aspek kebersihan, ketertiban, dan keamanan, terutama bagi masyarakat yang berkunjung ke area Masjid Negara IKN.
Sebagai bagian dari upaya menjaga kesucian tempat ibadah sekaligus mendukung prinsip keberlanjutan, pengunjung sangat dianjurkan untuk membawa tas pakai ulang (reusable bag) sebagai wadah alas kaki. Langkah praktis ini diharapkan dapat meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai yang sering kali menumpuk di area masjid.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara, Troy Pantouw, menekankan pentingnya kesadaran kolektif dari setiap individu yang datang. Menurutnya, menjaga kebersihan bukan sekadar aturan, melainkan investasi kecil yang berdampak besar bagi kelestarian ekosistem di Nusantara.
"Penggunaan tas pakai ulang untuk menyimpan alas kaki adalah langkah sederhana namun sangat signifikan. Kami mengajak seluruh pengunjung untuk ikut menjaga kebersihan dan mendukung prinsip keberlanjutan yang memang menjadi napas pembangunan di IKN," ujar Troy Pantouw dalam keterangannya.
Selain urusan kebersihan, aspek ketertiban parkir juga menjadi perhatian serius pihak otoritas. Pengunjung dilarang keras memarkirkan kendaraan secara sembarangan di bahu jalan karena dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Sebagai solusinya, titik-titik parkir resmi telah disediakan di sekitar Masjid Negara dan area strategis lainnya.
Masyarakat juga diingatkan untuk tetap disiplin membuang sampah pada tempatnya serta selalu waspada menjaga keamanan barang bawaan maupun kendaraan pribadi masing-masing. Untuk mendukung kenyamanan selama berada di kawasan, pengunjung disarankan mengunduh aplikasi IKNOW yang menyediakan berbagai informasi penting, termasuk fitur tombol darurat (panic button) jika membutuhkan bantuan segera.
Bagi warga yang berencana melanjutkan perjalanan ke area Istana Negara, terdapat aturan berbusana dan batasan waktu yang cukup ketat. Akses kunjungan dibatasi hanya hingga pukul 17.00 WITA. Selain itu, pengunjung diwajibkan menggunakan sepatu tertutup, tidak memakai celana pendek, serta dilarang mengenakan pakaian tanpa lengan demi menjaga kesopanan di kawasan kepresidenan.
Mengingat kondisi cuaca di lokasi yang cukup dinamis, para pengunjung juga disarankan untuk menyiapkan perlengkapan pribadi seperti topi atau payung. Dengan kepatuhan terhadap berbagai aturan ini, Otorita IKN berharap masyarakat tetap dapat menikmati keindahan arsitektur dan suasana religi di Masjid Negara dengan aman tanpa mencederai konsep kota hijau yang diusung oleh Nusantara. (*)
Editor : Indra Zakaria