Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kisah Jason Everman: Gitaris yang Dipecat Nirvana dan Soundgarden, Lalu Jadi Prajurit Elite

Indra Zakaria • 2026-04-04 10:17:10
Jason Everman (kanan tengah) saat masih bersama Kurt Cobain dkk (Nirvana). Jason saat menjadi tentara AS.
Jason Everman (kanan tengah) saat masih bersama Kurt Cobain dkk (Nirvana). Jason saat menjadi tentara AS.
PROKAL.CO- Bagi sebagian besar musisi, dikeluarkan dari dua band grunge terbesar di dunia—Nirvana dan Soundgarden—mungkin akan dianggap sebagai titik nadir dalam hidup. Bayangan akan panggung megah dan sorak-sorai jutaan penggemar yang hilang begitu saja bisa menghancurkan mental siapa pun. Namun, bagi Jason Everman, momen tersebut bukanlah sebuah akhir yang tragis, melainkan sebuah titik mula yang luar biasa.

Dunia mengenalnya sebagai gitaris yang mendanai album debut Nirvana, Bleach, dan kemudian sempat mengisi posisi pemain bas di Soundgarden. Namun, pria yang pernah berada di pusat pusaran musik Seattle ini memutuskan untuk menutup koper gitarnya secara permanen pada tahun 1994. Ia menukar distorsi gitar dengan desing peluru dengan mendaftarkan diri ke Angkatan Darat Amerika Serikat.

Langkah ini bukanlah pelarian biasa. Everman menempuh jalur yang sangat keras, bergabung dengan Batalyon Ranger ke-2 yang elite. Tidak berhenti di sana, ia berhasil menyelesaikan Kursus Kualifikasi Pasukan Khusus yang sangat kompetitif hingga akhirnya dikirim ke medan perang Afghanistan dan Irak sebagai seorang Green Beret bersama Grup Pasukan Khusus ke-3. Dari panggung musik bawah tanah, ia berpindah ke garis depan pertempuran global yang paling berbahaya.

Setelah masa dinas militernya berakhir, perjalanan pencarian jati diri Everman membawanya ke tempat yang jauh dari aroma mesiu. Ia berkelana ke pegunungan Tibet untuk belajar di sebuah biara Buddha, mencari ketenangan di tengah keheningan meditasi. Pengalaman yang kontradiktif ini—antara kebisingan grunge, kekejaman perang, dan kedamaian biara—membentuk karakter yang unik dalam dirinya.

Kepulangan Everman ke Amerika Serikat menandai babak intelektual dalam hidupnya. Ia mendaftar di Universitas Columbia dan berhasil meraih gelar sarjana di bidang filsafat. Menariknya, surat rekomendasi yang membantunya masuk ke universitas bergengsi tersebut tidak datang dari promotor musik, melainkan dari Jenderal Stanley McChrystal, mantan komandan pasukan AS di Afghanistan.

Nirvana, Soundgarden, Pasukan Ranger, Green Beret, hingga lulusan Columbia; rangkaian pencapaian ini seolah mustahil dijalani oleh satu orang yang sama dalam satu masa hidup. Namun, bagi Jason Everman, semua itu bukanlah sekadar daftar prestasi, melainkan cara ia menjalani hidup yang autentik. Ia membuktikan bahwa manusia memiliki kapasitas yang tidak terbatas untuk mendefinisikan ulang siapa dirinya, tanpa perlu terjebak dalam label masa lalu. (*)

Editor : Indra Zakaria
#nirvana #soundgarden #rangers