PROKAL.CO- Manajer Arsenal, Mikel Arteta, melontarkan pernyataan emosional terkait ambisi besar yang sedang diusung skuatnya saat ini. Di tengah persaingan ketat yang menyelimuti langkah klub di papan atas, Arteta menegaskan bahwa apa yang sedang mereka upayakan bukanlah sekadar rutinitas biasa, melainkan sebuah misi untuk mencapai sesuatu yang belum pernah dirasakan klub selama lebih dari satu abad.
"Kami sedang mencoba melakukan sesuatu yang belum pernah terjadi dalam sejarah klub ini, setidaknya dalam 104 tahun terakhir," ujar Arteta dengan nada serius. Pernyataan ini merujuk pada upaya keras The Gunners untuk menembus batas-batas pencapaian historis mereka yang selama ini dianggap sebagai tembok yang sulit diruntuhkan oleh generasi-generasi sebelumnya.
Pelatih asal Spanyol tersebut juga memberikan analogi yang cukup tajam untuk menggambarkan perbedaan posisi Arsenal dengan beberapa rival bebuyutannya di kompetisi domestik maupun Eropa. Menurutnya, pencapaian luar biasa yang sedang mereka kejar mungkin dianggap sebagai hal biasa atau "makanan sehari-hari" bagi beberapa klub besar lainnya. Namun, bagi Arsenal, situasi ini adalah sebuah tantangan istimewa yang membutuhkan pengorbanan lebih.
"Bagi klub lain, mungkin ini adalah makanan harian mereka. Namun bagi kami, jawabannya adalah tidak," tegas Arteta. Ungkapan ini seolah menegaskan bahwa Arsenal sedang berada dalam fase transformasi besar untuk naik kelas dan sejajar dengan tim-tim yang sudah terbiasa memenangkan gelar secara konsisten.
Sejak menangani Arsenal, Arteta memang dikenal sebagai sosok yang sangat fokus pada perubahan kultur dan mentalitas pemain. Ambisinya untuk membawa kembali kejayaan ke Stadion Emirates bukan hanya soal memenangkan pertandingan demi pertandingan, melainkan membangun fondasi kuat agar klub bisa mencetak sejarah baru yang akan dikenang hingga seratus tahun mendatang. Kini, seluruh mata tertuju pada bagaimana skuat muda London Utara ini merespons ambisi besar sang manajer di sisa musim yang semakin krusial. (*)
Editor : Indra Zakaria