PROKAL.CO- Ikon sepak bola dunia dan mantan kapten tim nasional Italia, Paolo Maldini, melontarkan kritik pedas yang menyasar kondisi terkini Gli Azzurri. Dalam sebuah pernyataan emosional yang menggetarkan publik sepak bola, Maldini menyebut keterpurukan Italia saat ini bukan sekadar masalah hasil pertandingan, melainkan sebuah kegagalan total yang menyentuh akar identitas bangsa.
Maldini menekankan bahwa mengenakan seragam kebanggaan Italia bukanlah perkara main-main. Baginya, setiap pemain yang terpilih memikul beban sejarah, tanggung jawab besar, dan harga diri sebagai salah satu kekuatan sepak bola terbesar di dunia. Namun, ia melihat nilai-nilai sakral tersebut mulai luntur di generasi saat ini.
"Mewakili Italia adalah membawa sejarah, tanggung jawab, dan kebanggaan. Ini bukan sekadar tim nasional biasa—ini adalah salah satu yang terhebat dalam sejarah sepak bola," tegas Maldini dengan nada penuh wibawa.
Kegagalan Italia untuk bangkit setelah absen dalam beberapa edisi Piala Dunia menjadi sorotan utama sang legenda. Menurutnya, melewatkan satu edisi adalah peringatan, dua edisi adalah krisis, namun jika sampai absen untuk ketiga kalinya secara beruntun, hal itu adalah sebuah kegagalan yang mutlak dan memalukan.
Maldini juga membandingkan etos kerja zamannya dengan kondisi pemain sekarang. Ia menilai bakat teknis memang penting, namun mentalitas, disiplin, pengorbanan, serta rasa hormat terhadap lambang di dada adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Ia menyayangkan hilangnya rasa "lapar" dan semangat juang yang seharusnya ditunjukkan oleh para pemain di lapangan.
"Hari ini, saya tidak melihat tingkat rasa lapar yang sama. Saya tidak melihat pemain yang bersedia memberikan segalanya untuk seragam ini," lanjutnya.
Kekalahan menyakitkan dari Bosnia baru-baru ini dinilai Maldini bukan sekadar hasil buruk di papan skor, melainkan cermin dari masalah internal yang sangat mendalam. Ia memperingatkan bahwa jika para pemain tidak segera mengembalikan identitas dan rasa tanggung jawab mereka, maka kebesaran nama Italia di kancah sepak bola dunia akan benar-benar sirna. Bagi Maldini, tanpa kebanggaan dan jiwa petarung, Italia tidak lagi menjadi Italia yang disegani dunia.(*)
Editor : Indra Zakaria