Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Ceko Akhiri Penantian 20 Tahun, Denmark Terkapar di Praha, Kongo Lolos ke Piala Dunia

Indra Zakaria • 2026-04-01 09:06:47
Para pemain Republik Demokratik Kongo merayakan kelolosan mereka ke Piala Dunia 2026.
Para pemain Republik Demokratik Kongo merayakan kelolosan mereka ke Piala Dunia 2026.

 


PRAHA – Stadion Letna menjadi saksi sejarah kembalinya Republik Ceko ke panggung tertinggi sepak bola dunia. Melalui laga yang menguras emosi selama 120 menit hingga babak adu penalti, Ceko akhirnya berhasil menyingkirkan Denmark pada final play-off Jalur D Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB.

Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi publik Praha, mengingat Ceko sudah absen selama dua dekade di ajang Piala Dunia sejak terakhir kali berpartisipasi pada edisi 2006 di Jerman. Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Denmark yang harus gagal melangkah ke putaran final untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Laga dimulai dengan ledakan semangat tuan rumah. Baru tiga menit berjalan, Pavel Sulc langsung menggetarkan gawang Denmark dan membawa Ceko unggul cepat 1-0. Tersentak oleh gol tersebut, Denmark meningkatkan intensitas serangan, namun pertahanan disiplin Ceko sempat membuat frustrasi tim tamu hampir sepanjang laga.

Baca Juga: Tragedi Zenica: Kutukan Italia Berlanjut, Bosnia Ukir Sejarah baru, Turki Akhirnya Penantian 24 Tahun

Kebuntuan Denmark baru pecah di menit ke-72. Berawal dari umpan matang Mikkel Damsgaard, bek Joachim Andersen naik membantu serangan dan melepaskan sundulan mematikan yang mengubah skor menjadi 1-1. Skor imbang ini bertahan hingga waktu normal berakhir, memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.

Drama berlanjut di menit ke-100 saat Ladislav Krejci kembali membawa Ceko memimpin. Namun, mental baja Denmark diperlihatkan oleh Kasper Hogh pada menit ke-111. Memanfaatkan sepak pojok Anders Dreyer, Hogh menyamakan kedudukan menjadi 2-2, memaksa pemenang ditentukan lewat titik putih.

Mentalitas Baja di Babak Adu Penalti

Dalam babak adu penalti, kiper dan para algojo Ceko tampil lebih dingin di bawah tekanan ribuan pendukungnya. Tiga penendang Ceko sukses memperdaya kiper Mads Hermansen, sementara tiga eksekutor Denmark justru gagal melaksanakan tugasnya dengan baik. Ceko pun menutup babak tos-tosan dengan skor 3-1.

Dengan hasil ini, Republik Ceko dipastikan menyegel satu tiket di Grup A Piala Dunia 2026. Mereka akan bersaing dengan salah satu tuan rumah, Meksiko, serta dua tim kuat lainnya, Korea Selatan dan Afrika Selatan.

"Dua puluh tahun adalah waktu yang sangat lama untuk menunggu. Malam ini, kami bermain dengan hati dan para pemain layak mendapatkan tempat di Piala Dunia," — Pernyataan emosional dari kubu Republik Ceko usai laga.

Update Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa
Kegembiraan Ceko melengkapi daftar tim Eropa yang memastikan diri lolos lewat jalur play-off yang penuh kejutan musim ini. Berikut adalah beberapa hasil krusial lainnya:

Jalur A: Italia tersingkir secara dramatis oleh Bosnia-Herzegovina lewat adu penalti.

Jalur C: Turki kembali ke Piala Dunia setelah 24 tahun usai menekuk Kosovo 1-0.

Lolos Lainnya: Swedia sukses mengunci tiket setelah menumbangkan Polandia dengan skor tipis 3-2.

Sementara itu tim nasional Republik Demokratik (RD) Kongo mengukir sejarah lolos ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Jamaika dengan skor 1-0 pada laga final play-off interkonfederasi di Guadalajara, Meksiko, Rabu pagi WIB.

Pencapaian itu menjadi sejarah lantaran untuk pertama kalinya RD Kongo tampil di Piala Dunia. Sebelumnya, mereka memang sempat bermain di Piala Dunia 1974, tetapi kala itu negara di Afrika tersebut masih bernama Zaire.

Dikutip dari laman FIFA, RD Kongo harus melewati babak tambahan waktu untuk menaklukkan Jamaika. Gol kemenangan yang membawa mereka ke Piala Dunia 2026 dilesakkan Axel Tuanzebe (100'), bek tengah Burnley yang pernah bermain di Manchester United. Pada laga tersebut, RD Kongo dan Jamaika sama-sama menurunkan para pemain terbaiknya.

Di kubu RD Kongo, Tuanzebe dan Aaron Wan-Bissaka (West Ham United) mengawal lini belakang, sementara Yoane Wissa (Newcastle United) dan Cedric Bakumbu (Real Betis) beroperasi di depan. Sedangkan Jamaika diperkuat bek Brentford, Ethan Pinnock dan gelandang Leon Bailey (Aston Villa).

Dengan komposisi tersebut, kedua tim bermain ketat sejak awal. Pada menit ke-12, Cedric Bakumbu sempat mengancam gawang Jamaika dengan tembakannya yang tidak berujung gol. Berselang 10 menit kemudian, giliran Pinnock yang membuat percobaan yang juga gagal mengubah keadaan.

Baik RD Kongo dan Jamaika bergantian menyerang setelahnya, tetapi skor imbang tanpa gol pada babak pertama.

Paruh kedua laga, situasi tidak berubah. Kedua kesebelasan tidak mampu menciptakan gol yang membuat pertandingan berlanjut ke babak tambahan 2x15 menit. Pada fase pertama babak tambahan itu, RD Kongo berhasil memecahkan kebuntuan yang membuat suporter mereka bersorak.

Berawal dari sepakan pojok Brian Cipenga, Axel Tuanzebe mampu menyambar bola yang beredar di kotak penalti untuk membawa timnya unggul 1-0. Setelah gol tersebut, RD Kongo bermain lebih rapat. Itu membuat Jamaika kesulitan membuat peluang di wilayah pertahanan sang lawan. Pertandingan itu pun tuntas dengan skor 1-0 untuk kemenangan RD Kongo.

Di Piala Dunia 2026, RD Kongo bergabung di Grup K bersama Portugal, Kolombia, dan Uzbekistan. Pertandingan pertama RD Kongo di Piala Dunia 2026 berlangsung pada 17 Juni kontra Portugal. (*)

Editor : Indra Zakaria
#piala dunia 2026