JAKARTA – Persebaya Surabaya harus pulang dengan tangan hampa setelah dipaksa menyerah dengan skor telak 0-3 dari rival bebuyutannya, Persija Jakarta. Dalam laga big match pekan ke-27 Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (11/4/2026) malam, lini pertahanan Green Force menjadi titik lemah yang berhasil dieksploitasi tuan rumah.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Persija langsung tampil agresif di hadapan ribuan pendukungnya. Tekanan bertubi-tubi membuat barisan belakang Persebaya tampak tidak nyaman mengawal area pertahanan. Petaka bagi anak asuh Persebaya bermula pada menit ke-15. Bek asing Milos Raickovic melakukan blunder fatal dengan menjatuhkan Eksel Runtukahu di kotak terlarang. Wasit pun tanpa ragu langsung menunjuk titik putih.
Baca Juga: Borneo FC Mengamuk di Segiri, PSBS Biak Kian Terbenam di Dasar Klasemen
Allano Brendon de Souza Lima yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan dingin. Tendangan kerasnya gagal dibendung kiper Andhika Ramadhani, membawa Persija unggul 1-0.
Persebaya sebenarnya sempat memberikan respons cepat. Pada menit ke-30, Mihailo Perovic berhasil menggetarkan jala gawang Persija setelah menerima umpan terobosan Francisco Rivera. Namun, selebrasi pemain Persebaya terhenti setelah hakim garis mengangkat bendera pertanda posisi Perovic telah berada dalam posisi offside.
"Keputusan itu benar-benar menjadi titik balik yang menggoyahkan mentalitas pemain kami di lapangan," ujar salah satu tim ofisial Persebaya menanggapi jalannya babak pertama.
Memasuki paruh kedua, pelatih Persebaya mencoba mengubah skema dengan memasukkan tenaga baru seperti Paulo Gali dan Rachmat Irianto. Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Andhika Ramadhani justru kembali bobol pada menit ke-53 melalui aksi Eksel Timothy Joseph Runtukahu. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Macan Kemayoran.
Penderitaan Green Force semakin lengkap pada menit ke-75. Eksel Runtukahu kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mencetak brace setelah memanfaatkan assist matang dari Allano Brendon. Gol ketiga ini praktis mematikan perlawanan tim tamu.
Hingga masa injury time, beberapa peluang dari Paulo Gali dan Risto Mitrevski gagal dikonversi menjadi gol akibat penyelesaian akhir yang kurang klinis. Skor 3-0 bertahan hingga laga usai. (*)
Editor : Indra Zakaria