Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Berburu Tiket Tarakan Pasca Lebaran: Rute Jakarta Tembus Rp2,4 Juta, Jalur Balikpapan Jadi Pilihan Paling Stabil

Redaksi Prokal • Sabtu, 11 April 2026 - 09:30 WIB
Harga tiket pesawat ke Tarakan belum normal pasca arus balik Lebaran. (HRK)
Harga tiket pesawat ke Tarakan belum normal pasca arus balik Lebaran. (HRK)

 TARAKAN — Lonjakan penumpang pasca arus balik Lebaran membuat tiket pesawat menuju Tarakan mendadak langka di pasaran. Pada sejumlah rute utama seperti Jakarta dan Makassar, kursi penerbangan dilaporkan nyaris habis hingga beberapa hari ke depan, dengan keterbatasan terpantau setidaknya hingga 11 April 2026.

Tingginya mobilitas masyarakat yang kembali dari kampung halaman, ditambah momen libur panjang akhir pekan, menjadi pemicu utama melonjaknya permintaan penerbangan secara signifikan. Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Umum BLU UPBU Kelas I Utama Juwata Tarakan, Choirul Ichsan, menjelaskan bahwa fenomena ini murni disebabkan oleh tingginya tingkat keterisian penumpang (full pax), bukan gangguan operasional.

"Kondisi ini lebih karena keterisian penumpang yang penuh, sehingga kursi yang tersedia menjadi terbatas. Namun, secara umum operasional masih berjalan normal dengan pergerakan pesawat di kisaran 480 penerbangan per bulan," ujar Choirul pada Jumat (10/4/2026).

Periode 3 hingga 9 April tercatat sebagai puncak lonjakan penumpang karena bertepatan dengan arus balik Lebaran serta hari besar keagamaan. Hal ini memaksa harga tiket merangkak naik mengikuti mekanisme pasar. Sebagai gambaran, untuk rute Jakarta–Tarakan, ketersediaan kursi baru kembali terbuka pada 14 April mendatang dengan harga mencapai Rp2,4 juta untuk penerbangan langsung.

Di tengah melambungnya harga rute jarak jauh, penerbangan via Balikpapan menuju Tarakan terpantau relatif lebih stabil. Harga tiket untuk rute penghubung ini masih berada di kisaran mulai dari Rp988 ribu, menjadikannya opsi paling masuk akal bagi masyarakat yang ingin mengejar waktu kembali ke Kalimantan Utara. Choirul memastikan bahwa dari sisi teknis tidak terdapat kendala berarti. Pasokan bahan bakar pesawat atau avtur dilaporkan tetap aman dan tidak memberikan dampak negatif terhadap jadwal penerbangan di Bandara Juwata.

"Untuk avtur tidak ada masalah, operasional tetap lancar," tegasnya. Pihak bandara mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam merencanakan perjalanan, terutama pada momen musiman seperti libur panjang, dengan melakukan pemesanan tiket lebih awal guna menghindari risiko kehabisan kursi maupun lonjakan harga yang ekstrem. (*)

Editor : Indra Zakaria
#bandara juwata tarakan