PROKAL.CO- Lonjakan permintaan buah durian di pasar China menjadi angin segar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta petani lokal Indonesia. Pemerintah bergerak cepat merespons fenomena ini dengan memperkuat rantai pasok dan memperluas akses pasar guna memastikan komoditas unggulan nasional dapat merajai negeri Tirai Bambu tersebut.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengungkapkan bahwa kunjungan strategis ke China dalam forum kerja sama perdagangan dan investasi baru-baru ini mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra penting. Menurutnya, komoditas seperti durian, manggis, buah naga, hingga sarang burung walet mendapatkan perhatian luar biasa dari pelaku usaha di sana. Khusus untuk durian, potensi Indonesia sebagai produsen besar diharapkan dapat memenuhi kebutuhan warga China yang terus meningkat tajam.
Pemerintah tidak hanya berfokus pada pengiriman produk mentah, tetapi juga menyiapkan integrasi sistem digital dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Melalui program SAPA UMKM, kementerian akan mendorong para pelaku usaha untuk mengadopsi model pengembangan bisnis yang efisien serta memanfaatkan teknologi agar produk lokal mampu bersaing di level global. Penyiapan SDM ini dianggap krusial agar standar kualitas yang ditetapkan otoritas China dapat terpenuhi dengan konsisten.
Selain peluang pasar, pemerintah juga tengah bekerja keras menyelesaikan hambatan teknis di lapangan, termasuk kendala bea cukai yang sempat dialami komoditas sarang burung walet. Diplomasi ekonomi terus dilakukan dengan membentuk tim bersama untuk mengharmonisasi persyaratan teknis dan regulasi ekspor antara kedua negara. Langkah ini bertujuan agar arus barang dari Indonesia ke China semakin lancar dan minim hambatan administratif.
Sebagai langkah konkret, kerja sama ini akan memasuki tahap implementasi formal melalui penandatanganan nota kesepahaman pada pertemuan APEC khusus UMKM di China yang dijadwalkan September mendatang. Melalui kolaborasi lintas negara ini, Indonesia optimis mampu meningkatkan kesejahteraan petani durian dan pengusaha kecil, sekaligus menjadikan produk hortikultura nasional sebagai pilar baru kekuatan ekonomi di kancah internasional. (*)
Editor : Indra Zakaria